Pemprov Kalbar Raih Penghargaan Ketiga Terbaik Nasional ANRI
- 21 Okt 2025 16:54 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) meraih penghargaan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atas capaian Penyelenggaraan Kearsipan Daerah Tahun 2024, pada Rapat Koordinasi Identifikasi Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan Kearsipan Pemerintah Daerah Wilayah I Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Selasa (21/10/2025).
Dalam kesempatan ini, Gubernur Kalbar, Ria Norsan menerima Penghargaan bergengsi sebagai peringkat ketiga Nasional yang diserahkan langsung oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito.
Penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atas kontribusinya dalam pelestarian arsip di daerah, penghargaan ini juga diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya Gubernur Kalbar dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya arsip dan pengelolaan arsip yang baik berdasarkan hasil pengawasan kearsipan dan capaian digitalisasi arsip di wilayah satu yang mencakup Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.
Dengan diterimanya penghargaan dari Arsip Nasional, Pemprov Kalbar terus berupaya dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip dan melestarikan sejarah Bangsa.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan rasa syukur, bangga, dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Arsip Nasional Republik Indonesia. Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi pengakuan atas komitmen dan kerja keras seluruh jajaran kami dalam membangun tata kelola kearsipan yang tertib, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ucap Gubernur Kalbar.
Kemudian Norsan juga menekankan bahwa pentingnya arsip dalam mendukung pelayanan publik yang cepat dan akurat, terutama melalui sistem digitalisasi arsip.
“Dengan sistem digital, kita berharap pelayanan publik menjadi lebih cepat dan efisien. Arsip bukan hanya tentang dokumen, tetapi juga tentang sejarah dan identitas kita sebagai bangsa. Oleh karena itu, pengelolaan arsip harus dilakukan dengan baik dan modern,” kata Norsan.
Orang nomor satu di Kalbar ini juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai yang berkontribusi dalam pengelolaan Arsip di Pemprov Kalbar.
"Terima kasih kepada staf yang sudah berjuang keras untuk mendapatkan penghargaan ini dan mudah-mudahan penghargaan ini sebagai motivasi untuk Dinas Kearsipan yang ada di Kalimantan Barat lebih baik lagi dan lebih teliti dalam mengarsipkan dokumen," tutupnya.
Kepala ANRI, Mego, dalam sambutannya sekaligus membuka rapat koordinasi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas lembaga kearsipan daerah, sekaligus momen pemberian penghargaan atas capaian kinerja pengelolaan arsip di daerah.
“Penyelenggaraan kearsipan merupakan salah satu kunci keberhasilan tata kelola pemerintahan yang baik. Arsip yang tertata dan terdigitalisasi dengan baik akan mempercepat akses layanan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ucapnya.
Kepala ANRI juga menegaskan bahwa penilaian kearsipan bukan semata-mata bentuk pengawasan, tetapi lebih pada evaluasi kinerja penyelenggaraan kearsipan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami harap ke depan, setiap permintaan data atau dokumen dari pimpinan daerah tidak perlu menunggu lama. Dengan sistem digital yang kuat dan tertata, file bisa langsung diakses dalam hitungan detik. Itulah target kita bersama,” ujarnya.
Selanjutnya Mego mengajak kepada seluruh kepala daerah, termasuk Diskominfo sebagai mitra strategis dalam transformasi digital, untuk terus mendukung penyelenggaraan kearsipan yang aman dan modern sehingga penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah lainnya untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan arsip secara profesional, responsif, dan berbasis teknologi informasi.
Baca juga: Kadisdikbud Kalbar Sebut Museum Provinsi Masuk Proses Digitalisasi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....