MBG Kalbar 2026 Fokus Tingkatkan SDM Lewat SPPG

  • 26 Jan 2026 19:17 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat pada 2026 akan difokuskan untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan mutu makanan yang didistribusikan kepada siswa-siswi. Koordinator MBG Kalbar, Agus Kurniawi mengatakan peningkatan kualitas menu menjadi perhatian utama agar manfaat gizi benar-benar dirasakan peserta didik. Untuk itu, pihaknya terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak guna menjaga standar kualitas makanan.

“MBG bukan hanya soal distribusi makanan, tetapi bagaimana kualitasnya benar-benar mendukung tumbuh kembang dan peningkatan SDM,” ujar Agus saat menjadi narasumber Pontianak Menyapa Pro1 RRI Pontianak Senin, 26 Januari 2026.

Ia menjelaskan, salah satu strategi utama adalah perluasan pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Kalbar. Pada 2025, target pendirian SPPG ditetapkan sebanyak 425 titik.

“Seiring perkembangan waktu, terutama untuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), jumlahnya kita dorong hingga 1.100 titik SPPG,” jelasnya.

Menurut Agus, penambahan SPPG di wilayah 3T menjadi prioritas karena kondisi geografis yang menyulitkan suplai bahan baku dari luar daerah. Proses distribusi membutuhkan waktu lebih lama dan biaya yang lebih tinggi.

“Karena itu, kita perbanyak SPPG di wilayah 3T. Dengan hadirnya SPPG di daerah tersebut, masyarakat lokal bisa langsung menyuplai bahan baku ke SPPG,” katanya.

Selain menjamin keberlanjutan pasokan, kebijakan ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal, karena perputaran uang terjadi langsung di wilayah setempat. “Manfaatnya ganda, gizi anak terpenuhi dan ekonomi masyarakat di daerah 3T ikut bergerak,” pungkas Agus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....