SPPG Yakorma di Sungai Selamat Pontianak Siap Beroperasi
- 16 Agt 2025 21:47 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Kerukunan Orang Madura (Yakorma) Kalimantan Barat (Kalbar) di Jalan Sungai Selamat, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak kini telah dinyatakan siap beroperasi setelah diresmikan oleh Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan pada Sabtu (16/8/2025).
Berdasarkan peninjauan SPPG itu, Bahasan memastikan kualitas dapur pemenuhan gizi yang mendukung program penyediaan makanan bergizi (MBG) bagi siswa sebagaimana SOP Badan Gizi Nasional (BGN).
Bahasan mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 16 dapur gizi yang sudah beroperasi di Kota Pontianak. Jumlah tersebut akan bertambah pada 19 Agustus mendatang menjadi 20 hingga 21 dapur.
“Artinya ada tambahan sekitar lima dapur yang akan segera beroperasi. Pemerintah Kota Pontianak terus melakukan monitoring serta pendampingan agar semuanya berjalan sesuai standar,” ujarnya.

Menurut Bahasan, pendampingan dilakukan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak. Beberapa dapur masih perlu dilengkapi sarana penunjang, seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
“Secara umum dapur-dapur yang kami pantau memenuhi standar, hanya ada beberapa fasilitas yang perlu ditambah. DLH akan memberikan pendampingan bersama tim BGN,” ungkapnya.
Bahasan menambahkan, setiap dapur memiliki kapasitas penyediaan makanan yang dapat melayani kebutuhan gizi untuk 7 hingga 8 sekolah, bahkan ada yang mampu mencakup hingga 35 sekolah, tergantung jumlah siswanya.
Ia menegaskan, program pemenuhan gizi ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Kota Pontianak juga berkomitmen mendukung percepatan pelaksanaan di lapangan dengan memastikan kualitas pelayanan di setiap dapur.
“Program ini penting untuk menjamin asupan gizi siswa di sekolah. Kami akan terus mendampingi agar fasilitas dan standar pelayanan gizi bisa semakin baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengelola SPPG Yakorma Kalbar di Sungai Selamat Pontianak Utara, Moh. Tingwar memastikan kesiapannya mensuplai MBG untuk penerima. "Untuk tahap awal, kami suplai hanya 1.500 porsi MBG. Secara bertahap untuk peningkatan," ungkapnya.
Dalam pelaksanaan penyediaan MBG, dapur SPPG Yakorma Sungai Selamat ini, kata Tingwar, telah merekrut puluhan relawan atau tenaga kerja. Mereka merupakan warga lokal yang mampu bekerja secara tim.
Selain itu, Tingwar juga memastikan keamanan dan kehigenisan menu MBG dengan fasilitas mumpuni yang disediakan. "Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan program prioritas pak Presiden Prabowo ini, termasuk SPPI dan Yakorma Kalbar," ucapnya.
Plt Ketua Yakorma Kalbar, Munaji menekankan agar pengelola atau tenaga kerja terus berkolaborasi dengan SPPI untuk menyukseskan program MBG.
Anggota DPRD Kota Pontianak ini menilai, kehadiran MBG juga menjadi solusi mengurangi angka pengangguran. Selain itu, program MBG juga dinilai mampu menghidupkan ekonomi lokal, melalui perputaran uang belanja kebutuhan pokok untuk MBG antara Spot dengan warga atau pengusaha lokal.
Hingga kini, Munaji menyebut, Yakorma Kalbar telah membuka lima SPPG di Kalbar tersebar di Kecamatan Pontianak Utara dua SPPG, satu di Pontianak Barat, satu di Paris serta satu lagi di Batu Ampar Kubu Raya.
"Jadi, Alhamdulillah Yakorma hadir di tengah-tengah kita memberikan manfaat yang sangat besar dan membantu program pemerintah," tukasnya.

Pada momen peresmian SPPG ini, juga sekaligus santunan kepada anak yatim. Diharapkan agar keberkahan selalu melimpah dalam setiap kegiatan. (oki)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....