Memaknai Kesaktian Pancasila Dalam Perspektif Agama Islam

  • 02 Okt 2025 05:56 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Ustadzah Atalia dalam acara Hikmah Pagi RRI Pro 4 Pontianak, Rabu (1/10/2025), menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momen untuk mengingat kembali betapa pentingnya dasar negara ini. Pancasila bukan sekedar susunan kata, melainkan pedoman yang menyatukan bangsa yang beragam dalam satu ikatan kebangsaan.

Dalam perspektif Islam, Pancasila memiliki nilai yang sejalan dengan ajaran Al-Qur’an dan sunnah. Sila pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa”, menegaskan prinsip tauhid bahwa Allah adalah Tuhan yang satu. Prinsip ini menjadi fondasi utama bagi umat Islam dan sejalan dengan misi tauhid yang dibawa para nabi.

Kesaktian Pancasila juga dapat dimaknai sebagai kekuatan menjaga persatuan dan keadilan di tengah perbedaan. Islam mengajarkan ukhuwah (persaudaraan), baik ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, maupun insaniyah. Nilai ini tercermin dalam sila ketiga dan kelima, yang menekankan persatuan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Pancasila mampu bertahan dari berbagai ancaman ideologi karena nilai-nilainya hidup dalam hati rakyat. Dalam Islam, kekuatan suatu umat bukan hanya karena jumlah atau kekuasaan, tetapi karena berpegang teguh pada prinsip kebenaran. Pancasila yang dijiwai nilai-nilai agama menjadi perisai bangsa dari kehancuran.

Bagi umat Islam, memaknai kesaktian Pancasila adalah menjadikannya pedoman kebangsaan yang tidak bertentangan dengan akidah. Mengamalkan sila-sila Pancasila berarti juga mengamalkan ajaran Islam dalam bentuk cinta tanah air, menegakkan keadilan, dan menjaga persaudaraan. Dengan begitu, Pancasila dan Islam bukanlah dua hal yang terpisah, tetapi saling menguatkan demi kemaslahatan bangsa dan umat. Wallahualam bishawab.

Baca juga: Polres Kubu Raya: Teguhkan Kembali Nilai-Nilai Pancasila

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....