Nasi Tumpeng Bukan Sekadar Kuliner

  • 02 Jun 2024 14:21 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Apa yang kamu ketahui tentang nasi tumpeng? Budaya tumpeng menjadi tradisi sajian yang digunakan dalam upacara, baik yang sifatnya kesedihan maupun gembira.

Tumpeng sendiri berasal dari tradisi purba masyarakata Indonesia yang memuliakan gunung sebagai tempat bersemayam para nenek moyang. Nasi tumpeng bukan sekadar kuliner biasa, karena setiap menu lauk pauknya memiliki filosofi di dalamnya.

Ada nasi berwarna kuning berbentuk kerucut, dinilai memiliki ikatan erat dengan langit dan surga. Menjulang ke atas merupakan harapan kehidupan masyarakat terus meningkat dengan mendapatkan rezeki yang halal.

Selanjutnya menu lauk pauk yang biasa tersaji, telur rebus memiliki arti tindakan harus direncanakan supaya selamat dan sukses. Bisanya dibaluri bumbu olahan semur kecap telur.

Selain itu tidak afdhol kalau tidak ada ayam dengan berbagai macam pilihan bumbu yang memiliki simbol pelindung dari sifat buruk baik itu sombong, arogan, angkuh. Setiap manusia harus beribadah dengan khusyuk.

Ada lagi filosofi lauk berikutnya ikan teri, bermakna gotong royong selalu dijunjung tinggi. Kalau urap kelapa bermakna kehidupan tenteram, kreativitas, dan di dalam urap ada campuran sayur bayam dimaknai tenteram rumah tangga.

Tauge adalah makna pertumbuhan, kangkung mudah beradaptasi, kacang panjang berpikir sebelum bertindak. Dan bumbu kacang urapnya memiliki simbol setiap manusia menafkahi keluarganya dengan rezeki yang baik.

Itulah sekelumit makna nasi tumpeng yang melambangkan kesuburan, keberkahan,dan keharmonisan. Nasi tumpeng dihidangkan dalam acara tertentu seperti pernikahan, ulang tahun, atau hari hari besar lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....