Kenapa Da Hong Pao Milk Tea Jadi Primadona Baru Pecinta Teh Kekinian?
- 12 Sep 2026 17:16 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Tren minuman kekinian di Indonesia kini bergeser dari rasa manis dan segar khas boba klasik menuju sensasi rasa teh yang lebih kompleks dan "bold". Salah satu yang paling banyak dicari belakangan adalah deep roast oolong milk tea dan da hong pao milk tea, dua varian yang mengandalkan karakter teh oolong panggang sebagai bintang utama, bukan sekadar pelengkap susu.
Da Hong Pao sendiri bukan nama sembarangan. Teh ini merupakan salah satu varian oolong paling terkenal yang berasal dari Pegunungan Wuyi di Provinsi Fujian, Tiongkok, dan dikenal sebagai salah satu teh bernilai tinggi karena kualitas daun, karakter rasa, serta proses pengolahannya. Ciri khasnya adalah aroma panggang yang dalam dengan sentuhan mineral serta rasa akhir yang panjang, menjadikannya salah satu varian rock oolong paling premium dari kawasan tersebut.
Ketika da hong pao dipadukan dengan susu, hasilnya adalah profil rasa yang jauh berbeda dari milk tea pada umumnya. Perpaduan ini menghadirkan rasa yang dalam, panggang, dan sedikit manis, dengan karakter mineral dari rock oolong yang tetap terasa kuat meski sudah dicampur susu segar. Karakter inilah yang membuat da hong pao milk tea menjadi pilihan favorit di kalangan penikmat teh yang menginginkan sensasi lebih "berisi" dibanding milk tea biasa.
Sementara itu, istilah "deep roast oolong milk tea" merujuk pada teknik pengolahan daun oolong yang dipanggang lebih lama dan lebih intens. Proses ini menghasilkan karakter rasa yang khas, sebagaimana dijelaskan bahwa proses deep roast pada daun teh oolong menghasilkan aroma yang lebih kuat dan rasa yang lebih pekat dibandingkan teh oolong biasa, memberikan sensasi hangat dan menenangkan saat diminum. Ketika dipadukan dengan susu, keseimbangan rasa pahit dari teh panggang dan manis dari susu inilah yang menjadi daya tarik utama bagi penggemarnya.
Tren ini juga didorong oleh masuknya berbagai merek, baik lokal maupun internasional, yang berlomba menghadirkan varian roasted oolong. Esteh Indonesia misalnya, meluncurkan varian roasted oolong dengan klaim bahwa aroma roasted yang khas memberikan sensasi hangat dan menenangkan, sementara tekstur susu yang creamy melengkapi setiap tegukan sehingga menghasilkan pengalaman menikmati milk tea yang lebih premium. Merek lain seperti Chagee, Sancha, dan Teazzi juga memiliki basis penggemar sendiri untuk varian da hong pao dan deep roast oolong, dengan masing-masing menawarkan tingkat kepekatan dan kadar gula yang bisa disesuaikan selera pelanggan.
Bagi yang ingin mencoba di rumah, racikan dasarnya cukup sederhana: menyeduh teh oolong panggang atau da hong pao dengan air panas selama beberapa menit hingga warnanya pekat, lalu mencampurkannya dengan susu segar dan es batu sesuai selera manis yang diinginkan. Beberapa kreasi bahkan menambahkan foam garam (sea salt cream) di atasnya untuk memperkuat kontras rasa gurih dan pahit dari teh panggang.
Terlepas dari mana varian yang dipilih, tren da hong pao dan deep roast oolong milk tea menunjukkan bahwa selera konsumen minuman kekinian di Indonesia semakin matang, mencari kompleksitas rasa teh asli, bukan sekadar manis dan estetika kemasan semata.
Baca juga: Beras Porang vs Shirataki, Apa Bedanya dan Mana Lebih Sehat?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....