Lagi Tren Ganti Bahan Masakan Pakai Kimpul, Sebenarnya Apa Itu Kimpul?

  • 03 Agt 2026 21:45 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Media sosial belakangan diramaikan dengan tren unik dari konten kreator yang membagikan video memasak berbagai hidangan viral. Namun, alih-alih menggunakan bahan utama seperti resep asli masakan pada umumnya, ia justru menggantinya dengan kimpul, sehingga memancing rasa penasaran banyak netizen mengenai bahan pangan lokal tersebut.

Konten yang menarik perhatian berasal dari akun @black.sheep8208, yang mengolah berbagai menu dengan bahan dasar kimpul. Konten tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan kembali salah satu pangan lokal Indonesia yang selama ini kurang dikenal oleh generasi muda.

Kimpul atau talas Belitung memiliki nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium dan termasuk dalam famili Araceae. Umbi-umbian ini merupakan sumber karbohidrat yang dapat menjadi alternatif pengganti beras, kentang, singkong, maupun sagu. Selain mudah diolah, kimpul juga menjadi salah satu contoh kekayaan diversifikasi pangan yang dimiliki Indonesia.

Menurut Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, diversifikasi pangan merupakan upaya meningkatkan variasi jenis makanan yang dikonsumsi masyarakat agar tidak hanya bergantung pada satu jenis pangan pokok, seperti beras. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus memanfaatkan potensi pangan lokal yang melimpah.

Sementara itu, hasil riset Prof. Evy Damayanti, dosen Departemen Ilmu Gizi IPB University, menyebutkan bahwa kimpul memiliki berbagai kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. "Talas kimpul atau talas Belitung merupakan makanan sumber karbohidrat, rendah lemak, dan memiliki indeks glikemik yang rendah. Talas kimpul juga mengandung serat pangan, pati resisten, mineral tembaga dan kalium, vitamin B3, serta komponen bioaktif diosgenin dan flavonoid," katanya.

Tren memasak menggunakan kimpul di media sosial dinilai menjadi cara kreatif untuk mengenalkan kembali bahan pangan lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui berbagai kreasi menu yang menarik, kimpul tidak lagi hanya diolah dengan cara direbus atau dikukus, tetapi juga diolah menjadi berbagai hidangan kekinian yang lebih menggugah selera generasi muda.

Selain memperluas pilihan sumber karbohidrat, pemanfaatan kimpul juga diharapkan dapat mendukung diversifikasi pangan nasional sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian lokal. Dengan semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mengonsumsi pangan lokal seperti kimpul, ketergantungan terhadap satu jenis bahan pangan dapat dikurangi, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani Indonesia.

Baca juga: Lomba Sihir Bakal Gelar “Konser Ujung Dunia”, Catat Jadwal War Tiketnya!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....