Satgas Korpasgat Amankan 24 Botol Miras Disamarkan

  • 13 Nov 2025 13:12 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Intan Jaya: Personel Satgas Korpasgat bersama petugas Avsec Bandara Douw Aturure Nabire berhasil mengamankan 24 botol minuman keras (miras). Untuk mengelabuhi petugas, miras tersebut disamarkan dalam botol minuman kemasan.

Kargo mencurigakan pertama kali terdeteksi saat pemeriksaan rutin menggunakan mesin X-Ray di terminal kargo, Rabu (12/11/2025). Paket terlihat seperti kardus minuman kemasan biasa. Namun, kejelian petugas membuat mereka memutuskan memeriksa isi paket secara fisik.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa botol-botol tersebut berisi cairan beralkohol. Barang bukti langsung diamankan untuk dimusnahkan sesuai prosedur. Pemeriksaan lebih lanjut terungkap rencana pengiriman kargo ke Bandara Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Pelaku (rompi orange) diapit petugas Avsec Bandara Douw Aturure Nabire menjukkan barang bukti (BB) miras yang disamarkan dalam mijuman kemasan (Foto: Satgas Korpasgat Supadio)

Danpos Satgas Korpasgat Nabire, Lettu Pas Yudha Satria, menjelaskan bahwa penyelundupan minuman keras melalui jalur udara sering dilakukan dengan berbagai modus, termasuk menyamarkan isinya dalam botol minuman kemasan biasa. “Barang bukti ini telah diamankan dan akan dimusnahkan sesuai prosedur. Kami terus bekerja sama dengan petugas Avsec untuk memastikan setiap kargo diperiksa secara ketat,” ujarnya.

Peredaran minuman keras ilegal di Papua menjadi permasalahan serius yang memengaruhi tatanan sosial masyarakat, terutama terkait risiko kesehatan dan dampak negatif terhadap perilaku sosial. Pemeriksaan kargo di bandara sebagai salah satu jalur masuk wilayah menjadi langkah penting untuk menekan peredaran minuman keras ilegal, terutama di wilayah terpencil.

Keberhasilan ini mencerminkan sinergi antara Satgas Korpasgat dan petugas Avsec dalam melakukan pemeriksaan kargo dengan cermat. Proses pengamanan barang bukti turut disaksikan anggota Satgas Korpasgat dan petugas Avsec.

Pihak Bandara Douw Aturure mengimbau seluruh pengguna jasa penerbangan untuk tidak mencoba menyelundupkan barang terlarang. Setiap kargo akan melalui proses deteksi berlapis guna menjaga keamanan dan ketertiban di bandara serta wilayah Papua Tengah secara keseluruhan.

Baca juga: Satgas Korpasgat dan Masyarakat Pinai Peringati Hari Pahlawan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....