Mengenal Jenis, Fungsi dan Kegunaan Masker Pelindung Asap Standar SNI

  • 31 Agt 2026 14:28 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menekankan penggunaan masker berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia) atau standar internasional medis/K3 untuk melindungi sistem pernapasan dari paparan kabut asap. Paparan asap mengandung partikel halus berbahaya seperti PM2,5 yang dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dampak asap karhutla yang masuk ke saluran pernapasan dapat meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Infeksi ini dapat menyerang terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga dengan riwayat asma dan penyakit paru. Untuk mengantisipasi terhirupnya partikel berbahaya, masyarakat jangan ragu menggunakan masker serta perlu mengetahui jenis, fungsi dan kegunaannya.

Berikut jenis, fungsi dan kegunaan masker pelindung asap :

Masker N95 / KN95 / FFP2 berfungsi Menyaring partikel padat dan cair non-minyak berukuran mikro. Tingkat efektivitas dan kegunaan sangat tinggi (95%). Sangat direkomendasikan oleh Kemenkes untuk masyarakat yang terpaksa beraktivitas langsung di luar ruangan saat kabut asap pekat.

Respirator Kelas N100 / P100 / R100 berfungsi Menyaring partikel halus dengan efisiensi maksimal mendekati 100%. Tingkat efektivitas dan kegunaan sangat Tinggi (99,9%). Digunakan untuk perlindungan profesional di area dengan konsentrasi asap dan debu yang sangat padat.

Masker Bedah (Surgical Mask) 3-Ply/4-Ply berfungsi Menahan percikan cairan (droplet) dan partikel debu berukuran besar. Tingkat efektivitas dan kegunaan cukup/Sederhana. Kurang efektif terhadap partikel halus PM2,5 karena longgar di sisi wajah. Namun, Kemenkes menyatakan tetap lebih baik digunakan daripada tidak memakai pelindung sama sekali.

Masker Kimia / Gas (Carbon Active Filter) Menetralkan zat kimia, gas beracun, bau, dan uap pelarut di udara. Tingkat efektivitas dan kegunaan spesifik. Menggunakan filter karbon aktif, cocok untuk meminimalkan bau menyengat akibat zat kimia yang terbawa oleh komponen gas asap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....