Kualitas Udara Pontianak Memburuk, Meneror Kesehatan Warga!
- 23 Agt 2026 08:58 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Quality indicator udara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Berdasarkan data pantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui aplikasi ISPUnet pada Minggu, 23 Agustus 2026 kualitas udara di wilayah ini telah masuk dalam kategori "Sangat Tidak Sehat" dengan angka ISPU mencapai 226.
Parameter kritis utama yang memicu buruknya kualitas udara ini adalah partikel debu halus PM_2.5 dengan indeks nilai mencapai 226. Selain itu, parameter PM_10 juga tercatat berada di level tidak sehat dengan skor 164. Sementara itu, beberapa parameter lain seperti Sulfur Dioksida SO_2 tercatat pada nilai 14, Karbon Monoksida (CO) pada nilai 21, Ozon (O_3 pada nilai 5, Nitrogen Dioksida (NO_2) pada nilai 9, serta Hidrokarbon (HC) pada nilai 5. Kondisi ini berlangsung di tengah suhu udara rerata 27 Celcius, kelembapan 82,16%, dan tekanan udara 1.014 mBar.
Kondisi udara pada tingkat ini berpotensi besar meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada berbagai lapisan masyarakat yang terpapar. Konsentrasi partikulat halus PM_2.5 yang tinggi mampu menembus sistem pernapasan terdalam hingga memicu ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), iritasi mata, dan gangguan kardiovaskular.
Merespons kondisi tersebut, pihak berwenang mengeluarkan rekomendasi ketat bagi keselamatan warga:
- Bagi Kelompok Sensitif: (Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit paru dan jantung) diimbau keras untuk menghindari seluruh aktivitas di luar ruangan. Masyarakat disarankan memperbanyak kegiatan di dalam ruangan atau menjadwalkan ulang agenda di luar rumah hingga kondisi udara membaik.
- Bagi Masyarakat Umum (Setiap Orang): Diharapkan membatasi dan menghindari aktivitas fisik berdurasi lama di luar ruangan serta mempertimbangkan untuk memindahkan kegiatan ke dalam ruangan.
Warga Kota Pontianak juga diimbau untuk selalu mengenakan masker berstandar filtrasi tinggi (seperti N95) saat terpaksa beraktivitas di luar rumah guna meminimalkan paparan polutan berbahaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....