Fenomena Childfree di Pontianak Belum Jadi Tren Dominan, TFR Masih Stabil
- 30 Jul 2026 13:23 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Fenomena childfree atau keputusan pasangan untuk tidak memiliki anak menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan, terutama di media sosial. Namun, fenomena tersebut dinilai belum menjadi tren dominan di Kota Pontianak.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Kota Pontianak, Dr. Rifka, M.M., M.H.Kes., mengatakan belum ada data yang menunjukkan bahwa fenomena childfree telah berdampak signifikan terhadap angka kelahiran di Kota Pontianak. Menurutnya, indikator kependudukan melalui angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) masih berada pada kondisi stabil.
“Fenomena childfree ini mulai dikenal masyarakat perkotaan terutama melalui media sosial. Namun, hingga saat ini belum ada data yang menunjukkan bahwa childfree menjadi tren yang dominan di Kota Pontianak. TFR kita masih 2,25, artinya rata-rata perempuan di Pontianak masih memiliki sekitar dua anak,” ujar Rifka.
Ia menjelaskan, keputusan untuk tidak memiliki anak merupakan pilihan pribadi pasangan yang dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi, kesiapan mental, karier, maupun kesehatan. “Ini adalah hak asasi. Keputusan ini didasarkan pada banyak pertimbangan seperti ekonomi, mental, karier, hingga kesehatan,” katanya.
Rifka menambahkan, perubahan usia pernikahan yang semakin matang juga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perencanaan keluarga. Karena itu, DP2KBP3A Kota Pontianak terus memberikan edukasi melalui program Generasi Berencana (Genre) agar generasi muda memahami pentingnya kesiapan sebelum membangun keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa program Keluarga Berencana (KB) berbeda dengan fenomena childfree. Program KB bertujuan membantu pasangan mengatur jarak kelahiran dan jumlah anak sesuai kondisi keluarga, bukan untuk meniadakan keturunan.
“KB membantu pasangan merencanakan kehamilan dan jumlah anak agar tercipta keluarga yang sehat dan sejahtera. Sementara childfree adalah keputusan pribadi untuk tidak memiliki anak,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rifka mengingatkan pasangan yang mempertimbangkan keputusan terkait reproduksi agar melakukan komunikasi terbuka dan memikirkan berbagai aspek secara matang. Menurutnya, membangun keluarga membutuhkan kesiapan, tanggung jawab, dan perencanaan bersama agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari. DP2KBP3A Kota Pontianak juga menyediakan layanan konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, maupun konsultasi psikologis.
Baca juga: Cara Tepat Memilih Bantal agar Leher Tetap Nyaman saat Bangun Tidur
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....