Mengapa Hobi Crafting Bisa Jadi Terapi Stres Terbaik

  • 15 Jul 2026 18:23 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari dan tingginya paparan layar gawai, stres menjadi tantangan yang sulit dihindari masyarakat modern. Banyak orang kini mencari cara untuk rehat sejenak demi menjaga kesehatan mental. Salah satu tren yang kembali digemari adalah crafting atau kerajinan tangan, khususnya merajut.

Aktivitas merajut yang dahulu sering diidentikkan dengan kegiatan orang tua, kini bertransformasi menjadi hobi populer di kalangan anak muda. Tidak sekadar menghasilkan syal atau tas yang estetis, merajut ternyata menyimpan manfaat besar sebagai terapi pereda stres.

Gerakan tangan yang berulang saat mengaitkan jarum (knitting atau crochet) memiliki efek yang mirip dengan meditasi. Ketika seseorang fokus pada pola dan hitungan simpul, otak akan melepaskan hormon dopamin yang memicu rasa bahagia dan tenang.

Secara ilmiah, aktivitas ini terbukti mampu menurunkan kadar kortisol atau hormon stres dalam tubuh. Pola gerakan yang ritmis membantu memperlambat detak jantung dan menciptakan ruang bagi pikiran untuk beristirahat dari kecemasan digital.

Selain melatih kesabaran, merajut juga memberikan kepuasan emosional tersendiri saat melihat selembar benang perlahan berubah menjadi sebuah karya nyata. Proses ini memberikan rasa pencapaian (sense of accomplishment) yang sangat baik untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Memulai hobi ini pun terbilang mudah dan murah. Cukup bermodalkan satu gulung benang rajut dan satu jarum, siapa saja sudah bisa memulainya di rumah.

Bagi Anda yang sedang mencari pelarian sehat dari penatnya rutinitas pekerjaan, menyisihkan waktu 15 hingga 30 menit sehari untuk merajut bisa menjadi pilihan terbaik. Selamat mencoba dan rasakan ketenangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....