Ide Masakan Daging Kurban Minim Santan yang Tetap Enak untuk Idul Adha
- 26 Mei 2026 15:36 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Menjelang Idul Adha, berbagai olahan daging sapi dan kambing mulai menjadi menu utama di banyak rumah. Mulai dari gulai, rendang, sate, hingga tongseng menjadi hidangan yang identik dengan momen kurban.
Namun, konsumsi daging berlebihan yang dipadukan dengan santan dan minyak dalam jumlah banyak sering membuat tubuh terasa lebih berat, cepat enek, hingga memicu gangguan pencernaan pada sebagian orang. Karena itu, kini semakin banyak masyarakat mulai mencari olahan daging kurban yang lebih ringan, minim santan, tetapi tetap lezat dan cocok dinikmati bersama keluarga.
Menurut American Heart Association, konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi dan masalah kesehatan tertentu jika tidak diimbangi pola makan yang baik. Karena itu, cara mengolah daging juga menjadi hal penting yang mulai diperhatikan banyak orang.
Salah satu menu yang mulai populer adalah beef rice bowl. Daging sapi dimasak dengan bumbu seperti lada hitam, yakiniku, sambal matah, atau garlic butter ringan tanpa santan berlebihan. Selain praktis, konsep rice bowl juga membuat porsi makan lebih terkontrol dan terasa tidak terlalu berat.
Olahan daging panggang juga semakin digemari karena dianggap lebih ringan dibanding masakan berkuah santan. Daging sapi dapat dimasak menggunakan grill, oven, atau air fryer dengan penggunaan minyak yang lebih sedikit. Aroma daging tetap kuat dan gurih meski tanpa kuah santan yang kental.
Selain itu, sup sapi rempah juga bisa menjadi pilihan yang lebih segar. Kuah bening dengan campuran jahe, lada, pala, dan kayu manis memberi rasa hangat tanpa membuat enek. Menu seperti ini biasanya lebih nyaman dikonsumsi berulang selama beberapa hari setelah Idul Adha.
Untuk daging kambing, banyak orang kini mulai memilih olahan yang lebih ringan agar aroma prengus tidak terlalu kuat. Menu seperti sate grill, kambing bakar madu, hingga rosemary lamb grill mulai sering dipilih karena terasa lebih modern dan tidak terlalu berminyak.
Tongseng juga kini hadir dalam versi kuah lebih ringan tanpa santan kental. Perpaduan kecap, tomat, cabai, serai, dan rempah alami tetap menghasilkan rasa gurih tanpa membuat makanan terasa terlalu berat di perut.
Selain memilih jenis masakan, pola konsumsi juga penting diperhatikan saat Idul Adha. Mengimbangi konsumsi daging dengan sayur, memperbanyak air putih, serta menghindari makan daging berlebihan sekaligus dapat membantu tubuh tetap nyaman.
Belakangan ini, tren olahan daging kurban juga mulai berubah mengikuti gaya hidup masyarakat, terutama anak muda yang lebih menyukai makanan praktis, ringan, tetapi tetap estetik dan kaya rasa. Karena itu, menu seperti rice bowl, grill, dan sup bening mulai lebih sering dipilih dibanding olahan santan berat setiap hari.
Daging sapi dan kambing tetap bisa dinikmati saat Idul Adha tanpa harus selalu dimasak dengan santan berlebihan. Dengan memilih cara memasak yang lebih seimbang, momen makan bersama keluarga tetap terasa nikmat sekaligus lebih nyaman bagi tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....