Cacar Air pada Anak Cepat Menular, Ini Penyebabnya
- 29 Apr 2026 23:13 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Cacar air atau varisela merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Penyakit ini cukup sering terjadi, terutama pada anak-anak, dan dikenal memiliki tingkat penularan yang tinggi. Bahkan, penularan bisa terjadi sebelum gejala terlihat secara jelas.
Secara umum, cacar air menyebar melalui udara dan kontak langsung. Ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, virus dapat keluar dalam bentuk droplet (percikan kecil) yang kemudian terhirup oleh orang lain di sekitarnya. Inilah yang membuat penularan bisa terjadi dengan cepat, terutama di lingkungan tertutup seperti rumah atau sekolah.
Selain melalui udara, virus juga dapat menyebar melalui kontak langsung dengan cairan dari bintik cacar. Cairan tersebut mengandung virus aktif, sehingga jika tersentuh, risiko penularan menjadi semakin besar. Meskipun lebih jarang, penularan juga bisa terjadi melalui benda yang terkontaminasi, seperti handuk, pakaian, atau sprei.
Yang sering tidak disadari, seseorang yang terinfeksi cacar air sudah dapat menularkan virus sejak 1–2 hari sebelum ruam muncul. Artinya, pada fase awal ketika gejala belum terlihat, penularan sudah bisa terjadi tanpa disadari. Kondisi ini membuat penyebaran cacar air menjadi sulit dikendalikan jika tidak diwaspadai sejak dini.
Seseorang dengan cacar air umumnya tetap menular hingga seluruh bintik berubah menjadi keropeng. Proses ini biasanya berlangsung sekitar 5–7 hari sejak ruam muncul. Oleh karena itu, penderita disarankan untuk beristirahat di rumah sampai benar-benar pulih, guna mencegah penularan ke orang lain.
Anak-anak menjadi kelompok yang lebih rentan terhadap cacar air.
Hal ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang belum terbentuk sempurna, serta tingginya interaksi fisik dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, kesadaran akan kebersihan diri juga masih terbatas, sehingga risiko penularan menjadi lebih tinggi.
Secara ilmiah, berbagai lembaga kesehatan seperti Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa varisela termasuk penyakit dengan tingkat penularan tinggi. Oleh karena itu, langkah pencegahan seperti menjaga jarak, tidak berbagi barang pribadi, serta memastikan penderita benar-benar sembuh sebelum kembali beraktivitas menjadi sangat penting.
Cacar air bukan sekadar penyakit ringan yang bisa diabaikan. Penanganan yang tepat dan kesadaran untuk tidak beraktivitas saat masih menular merupakan langkah sederhana yang dapat melindungi diri sendiri sekaligus orang lain di sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....