Ngopi saat Diet? Bisa, Asal Tahu Caranya

  • 24 Apr 2026 16:52 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Kopi sering dianggap sebagai “musuh” saat diet, padahal jika dikonsumsi dengan tepat, minuman ini justru bisa membantu proses penurunan berat badan. Kandungan kafein dalam kopi diketahui mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu pembakaran lemak, meskipun efeknya bisa berbeda pada setiap individu.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan laju metabolisme sekitar 5–20% dalam beberapa jam setelah dikonsumsi. Dalam praktiknya, jenis kopi yang dipilih menjadi faktor penting.

Kopi hitam atau americano tanpa tambahan gula menjadi pilihan paling aman karena rendah kalori. Studi dalam jurnal kesehatan juga menjelaskan bahwa kafein dapat merangsang sistem saraf pusat sehingga meningkatkan penggunaan energi tubuh, yang pada akhirnya berpotensi mendukung penurunan berat badan jika diimbangi pola hidup sehat.

Meski begitu, bukan berarti Anda harus sepenuhnya meninggalkan kopi susu. Konsumsi kopi susu tetap diperbolehkan selama bahan yang digunakan lebih sehat. Misalnya, menggunakan susu rendah lemak atau susu nabati seperti almond dan oat, serta menghindari tambahan gula berlebih atau susu kental manis yang tinggi kalori.

Selain jenis, jumlah konsumsi juga perlu diperhatikan. Secara umum, konsumsi kopi dalam jumlah moderat, yaitu sekitar 1–3 cangkir per hari, masih tergolong aman dan bahkan dikaitkan dengan manfaat metabolik. Namun, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan tidur, jantung berdebar, hingga kecemasan, yang justru dapat mengganggu proses diet.

Waktu minum kopi juga berpengaruh terhadap efektivitasnya. Mengonsumsi kopi sebelum berolahraga dapat membantu meningkatkan energi dan performa fisik, sehingga pembakaran kalori menjadi lebih optimal. Sebaliknya, konsumsi kopi di malam hari sebaiknya dihindari karena dapat mengganggu kualitas tidur, yang berperan penting dalam mengatur hormon lapar dan kenyang.

Pada akhirnya, kopi bukanlah solusi utama dalam program diet, melainkan pelengkap. Hasil yang optimal tetap bergantung pada kombinasi pola makan seimbang, aktivitas fisik yang rutin, serta istirahat yang cukup. Dengan pengaturan yang tepat, Anda tetap bisa menikmati kopi—termasuk kopi susu—tanpa harus merasa bersalah.

Baca juga: Tak Cukup Diet, Obat Kolesterol Bantu Normalkan LDL dan HDL

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....