RSUD SSMA Tekankan Peran Komunitas Cegah Gangguan Pendengaran Anak

  • 18 Mar 2026 00:36 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Memperingati Hari Pendengaran Sedunia yang dicanangkan WHO setiap 3 Maret, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak menggelar penyuluhan kesehatan dengan tema "Komunitas Menjaga Kesehatan Pendengaran Anak". Dokter spesialis THT, dr Eva Nurfarihah, Sp.THT-KL, MKes, menjelaskan bahwa gangguan pendengaran pada anak-anak makin meningkat dan banyak yang sebenarnya bisa dicegah.

"Penyebab tersering adalah kotoran telinga yang menumpuk, infeksi, dan paparan bising/suara keras," ujarnya, Senin, 16 Maret 2026.

Ia menambahkan, paparan bising atau suara keras, termasuk kebiasaan memakai earphone/headset atau bermain gim dengan volume tinggi, dapat merusak saraf pendengaran. Ditekankan rumus "60-60": maksimal 60 menit per hari dan volume maksimal 60 persen. Guru dan orang tua perlu waspada jika anak tampak tidak paham saat dijelaskan atau menyalakan TV, radio, handphone dengan suara sangat keras.

"Jika ada tanda-tanda tersebut, segera periksa ke dokter THT untuk memastikan ada atau tidaknya gangguan pendengaran, gangguan pendengaran bisa dibantu dengan alat bantu dengar. Oleh karenanya, perlu dilakukan sosialisasi," ungkapnya.

Salah satu peserta penyuluhan, Rusminah mengakui materi yang disampaikan sangat bermanfaat. Ia bahkan sempat bertanya kepada narasumber terkait dengan penyebab telinga berdengung.

"Alhamdulillah tadi sudah dijelaskan sama dokter spesialis THT sehingga saya sekarang bisa mengetahui penyebab dari telinga berdengung," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....