GEMA CERMAT Dorong Warga Cerdas Gunakan Obat

  • 07 Feb 2026 14:41 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) terus digencarkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional. Program ini dinilai penting karena masih banyak warga yang menggunakan obat tanpa memperhatikan aturan pakai dan risiko penyalahgunaannya.

Ketua Tim Farmasi Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Pandu Wibowo, Kamis 29 Januari 2026, mengatakan GEMA CERMAT merupakan program nasional dari Kementerian Kesehatan yang telah berjalan sejak 2015 dan aktif dilaksanakan di Kalimantan Barat sejak 2018. Program ini menyasar masyarakat luas melalui fasilitas pelayanan kesehatan.

“GEMA CERMAT bertujuan mengedukasi masyarakat agar cerdas menggunakan obat, mulai dari cara membeli, cara penggunaan, penyimpanan, sampai pemusnahan obat yang sudah tidak layak,” kata Pandu Wibowo saat menjadi narasumber di program Toserba RRI Pro 2 Pontianak.

Ia menjelaskan, kesalahan penggunaan obat sering terjadi karena kurangnya pemahaman, seperti waktu minum obat yang tidak tepat atau konsumsi dosis berlebih. Hal ini berbeda dengan penyalahgunaan obat yang dilakukan secara sengaja untuk mendapatkan efek tertentu.

“Penggunaan obat yang salah itu biasanya karena tidak tahu, sedangkan penyalahgunaan obat ada unsur kesengajaan, misalnya mengonsumsi obat tertentu secara berlebihan hingga menimbulkan efek fly atau penurunan kesadaran,” kata Pandu, menjelaskan.

Menurut Pandu, peran tenaga kefarmasian, khususnya apoteker, sangat penting dalam GEMA CERMAT. Apoteker berfungsi sebagai agent of change yang tidak hanya memberikan obat, tetapi juga melakukan edukasi dan pengawasan.

“Apoteker itu bukan sekadar penjual obat. Mereka bertugas melakukan edukasi dan screening awal agar obat-obat tertentu tidak disalahgunakan, terutama obat golongan bebas terbatas dan prekursor,” ucap Pandu.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan obat kedaluwarsa di rumah tangga. Obat yang sudah rusak atau melewati masa berlaku tidak boleh dibuang sembarangan karena berpotensi mencemari lingkungan dan disalahgunakan.

“Obat kedaluwarsa sebaiknya dihancurkan terlebih dulu, dilarutkan dengan air, baru dibuang. Jangan langsung dibuang utuh ke tempat sampah,” ujar Pandu.

Dinas Kesehatan Kota Pontianak berharap melalui GEMA CERMAT, masyarakat semakin sadar bahwa penggunaan obat yang benar bukan hanya soal penyembuhan, tetapi juga upaya menjaga kesehatan jangka panjang dan mencegah penyalahgunaan obat di lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....