Waspada Virus Nipah, Kenali dan Cegah Sejak Dini

  • 03 Feb 2026 15:51 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak menggelar edukasi guna memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit yang disebabkan oleh Virus Nipah yang merupakan jenis virus zoonosis atau penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Edukasi ini sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi adanya wabah penyakit baru di Kota Pontianak khususnya dan Indonesia pada umumnya.

dr Gita Risti Novianti, selaku Dokter Umum RSUD SSMA, memberikan penjelasan bahwa virus Nipah ini sendiri adalah virus yang dibawa oleh kelelawar buah, yang memang sebagai reserver alami atau zoonotic emerging. Jadi, si kelelawar buah ini dia biasanya bisa langsung menularkan ke manusia dan juga bisa langsung terhadap ke buah-buahan juga, salah satunya adalah buah nira atau buah aren, Selasa, 3 Februari 2026.

Gejala awalnya mirip dengan flu biasa, sehingga masyarakat seringkali sulit membedakan infeksi virus Nipah dengan penyakit umum lainnya. Namun, virus ini tidak boleh dianggap sepele, pasalnya berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

“Demam, nyeri otot, kemudian ada batuk, ada pilek, dan yang lebih parahnya lagi mungkin bisa saja terjadi kejang merupakan gejala adanya infeksi virus Nipah,” ucapnya, Selasa 2 Februari 2026.

Pencegahan merupakan langkah satu-satunya yang dapat dilakukan, mengingat belum adanya vaksin khusus untuk manusia maupun obat antivirus yang terbukti efektif membunuh virus Nipah ini. Sebagai langkah preventif, Gita memberikan tips kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri atau tinggal di area yang dekat dengan habitat kelelawar.

“Hindari kontak langsung dengan pasien terinfeksi, gunakan masker jika harus pergi keluar negeri, lebih selektif dalam memilih buah yang akan dikonsumsi pastikan benar-benar bersih tidak ada bekas gigitan hewan yang duga adalah kelelawar,” katanya.

Saat ini untuk di Pontianak sendiri belum ada ditemukan penyakit yang disebabkan virus Nipah, bahkan di Indonesia pun belum ada. Namun, Gita berpesan agar masyarakat senantiasa menjaga kesehatan diri dan keluarga.

“Mari jaga kesehatan mulai dari diri kita, keluarga kita, pencegahan dini lebih baik agar tidak terjadi penyakit viru Nipah di Indonesia," katanya. 


Baca juga: Bahaya Gigi Berlubang yang Sering Diremehkan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....