Definisi Depresi Serta Penanganannya

  • 03 Jul 2025 20:31 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Depresi merupakan suatu gangguan mood, gangguan suasana perasaan hati yang ditandai sembilan gejala. Pertama tentunya ada perasaan sedih yang berkepanjangan, seseorang terlihat murung, hilang minat, dll.

“Seseorang yang misalkan dulu hobi atau sesuatu yang dia suka, sekarang jadi enggak suka lagi. Kemudian ada perubahan pola tidur, bisa susah tidur, insomnia atau malah hypersomnia atau tidur berlebihan. Misalkan dia bangun tidur yang harusnya beraktivitas malah jadi males mau beraktifitas, uring-uringan di tempat tidur seharian. Kemudian bisa juga perubahan dari pola nafsu makannya menurun atau malah sebaliknya, makin banyak makannya setiap kali dia merasa stres,” ujar dr. Andy Dharmawangsa, M.Sc, Sp.KJ, Psikiater RSJ Provinsi Kalimantan Barat kepada RRI saat Mozaik Indonesia di Pro 1 RRI Pontianak, Rabu (2/7/2025).

Menurut Andy, penderita depresi mudah merasa lelah, tidak bertenaga, rasa bersalah/tidak berharga, sulit fokus serta ide ingin mengakhiri hidup. Seseorang didiagnosis depresi apabila ditemukan pada individu 5 dari 9 gejala dan sudah berlangsung selama minimal dua minggu.

Depresi dapat dialami siapa saja berbagai golongan usia. Bisa pada remaja, dewasa pada umumnya bisa juga pada lansia. Pada kondisi tertentu terdapat istilah depresi post partum atau depresi pascamelahirkan termasuk cukup sering terjadi.

Depresi, menurut Andy, kebanyakan tidak agresif seperti gangguan jiwa lainnya. Meski tidak menyakiti orang lain, tapi pada umumnya kebanyakan mengurung diri, dan menarik diri dari lingkungan sosial.

Mengenai penyebab depresi, ia mengatakan bahwa sampai sekarang tidak ada satu faktor tunggal, melainkan multifaktor, seperti faktor biologi, psikologi, dan sosial. “Kombinasi dari ketiga faktor itu, faktor biologi/genetik ini ada hubungannya sekitar 30 sampai 40%. Misalkan dari orang tuanya yang mengalami depresi ada risiko untuk anaknya mengalami depresi,” ujarnya.

Terapi depresi karena faktor biologis dapat ditangani dengan obat-obatan dengan terapi secara psikoterapi. Orang yang mengalami depresi kecenderungan negatif mindset pada dirinya sendiri ke lingkungan maupun ke orang lain.

Hal ini dapat ditangani melalui psycho therapy untuk dicarikan solusi terhadap masalah sosial. Jika tiga faktor penyebab depresi ditangani secara simultan dan baik, depresi dapat dipulihkan.

Selain itu, ia berpesan bahwa peran dari orang terdekat sangat penting karena ketika seseorang individu mengalami depresi, justru yang pertama kali mengetahui adalah orang terdekat. Orang terdekat akan membawa untuk minta pertolongan ke akses pemeriksaan. Dengan demikian orang terdekat adalah faktor kunci seseorang untuk pulih.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....