Kemenag Mempawah Gelar Bimtek Pembuatan Perangkat Pembelajaran Berbasis AI

  • 30 Sep 2026 20:59 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Mempawah - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mempawah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan perangkat pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) di Aula MAN Mempawah, pada Selasa, 29 September 2026.

‎‎Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti unsur pendidikan dari madrasah aliyah (MA) se-Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MA Kabupaten Mempawah. Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi AI untuk menyusun perangkat pembelajaran.

‎‎Kepala MAN Mempawah sekaligus Ketua KKM MA Kabupaten Mempawah, Tutik Rusmawati, mengatakan perkembangan teknologi menuntut tenaga pendidik untuk beradaptasi dengan metode kerja yang lebih efektif.

‎‎Menurutnya, penyusunan perangkat pembelajaran sebelumnya dilakukan secara manual, mulai dari tulisan tangan hingga menggunakan mesin tik dan komputer. Saat ini, proses tersebut dapat dibantu dengan teknologi AI.

‎‎"Kehadiran Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan peran guru," kata Tutik.

‎‎Ia menjelaskan, guru tetap berperan sebagai fasilitator, sedangkan AI digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas sekaligus mempercepat penyusunan perangkat pembelajaran. ‎Selama pelatihan, peserta mendapatkan pendampingan mulai dari penyusunan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), hingga menghasilkan modul ajar.

‎‎Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mempawah, Ikhwan Pohan, menegaskan teknologi AI hanya berfungsi sebagai alat bantu bagi guru dalam menjalankan tugasnya.

‎‎"Jadi, ini alat saja. Bukan menggantikan, guru tidak akan pernah tergantikan," katanya, menegaskan.

‎‎Pohan mengatakan hubungan antara guru dan siswa memiliki aspek yang tidak dapat digantikan oleh teknologi. Karena itu, pemanfaatan teknologi di madrasah harus tetap berjalan seiring dengan upaya mempertahankan jati diri serta karakter akhlakul karimah.

‎‎Ia juga menilai penggunaan AI dalam pendidikan tetap membutuhkan kemampuan berpikir penggunanya. Menurutnya, AI akan memberikan hasil sesuai dengan arahan atau prompt yang diberikan.‎

‎"Kita di sini jawabannya harus menggunakan AI, tetapi harus dilakukan secara bijaksana," ujarnya.

Baca juga: Kemenag Kalbar dan IMLA Perkuat Pembelajaran Bahasa Arab

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....