UPB Pontianak Gelar Diskusi Ilmiah Usung Tema Generasi Muda dan Ekonomi Hijau
- 30 Sep 2026 10:47 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak menggelar Diskusi Ilmiah dengan tema 'Generasi Muda untuk Ekonomi Hijau: Inovasi, Kolaborasi dan Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045' di Rektorat UPB Pontianak, Selasa, 30 September 2026.
Rektor UPB Pontianak, Purwanto menyampaikan, diskusi Ilmiah ini menjadi bagian dari tradisi akademik menjelang gelaran wisuda. Mengangkat isu krusial mengenai keberlanjutan lingkungan dan kesiapan generasi muda, forum ini berfokus pada urgensi penerapan ekonomi hijau di tengah ancaman perubahan iklim global dan kondisi cuaca ekstrem di Kalimantan Barat.
Menurut Purwanto, diskusi publik ini merupakan agenda rutin perguruan tinggi untuk mengasah pemikiran kritis civitas akademika dan masyarakat luas sebelum para wisudawan resmi dilantik.
"Tradisi kami di UPB, satu hari sebelum wisuda selalu diisi dengan diskusi publik atau diskusi ilmiah. Tema yang kami usung kali ini sangat krusial dan relevan dengan kondisi kekinian, yaitu terkait ekonomi hijau dan isu-isu ekologi," ujar Purwanto.

Purwanto menegaskan bahwa Kalimantan memiliki peran sentral sebagai salah satu paru-paru dunia. Karena itu, fenomena kondisi cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat perlu dikaji secara ilmiah apakah murni karena faktor alamiah atau akibat intervensi aktivitas manusia.
"Melalui forum ini, dunia kampus berkolaborasi dengan para mitra untuk menelisik akar permasalahannya. Kami berharap diskusi ini menjadi pemantik, yang nantinya ditindaklanjuti dengan kekuatan riset-riset akademis guna mendorong perubahan yang lebih baik untuk lingkungan," ucapnya.
Selain menyoroti isu ekologi dan ekonomi hijau, Purwanto menaruh perhatian besar pada peran strategis mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi dalam menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045 mendatang. Menurutnya, generasi muda yang saat ini duduk di bangku kuliah merupakan aktor utama pendorong perubahan sekaligus calon pemimpin masa depan.
"Untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, UPB Pontianak mendorong penguatan tiga pilar utama bagi para mahasiswa yakni inovasi, kolaborasi dan transformasi," kata Purwanto.

Purwanto menjelaskan, pada bidang inovasi dan penguasaan teknologi, maka kampus dinilai sebagai laboratorium terbaik untuk melahirkan inovasi. Di tengah masifnya perkembangan teknologi, mahasiswa dituntut memiliki kapasitas dan kompetensi yang adaptif serta berwawasan keberlanjutan.
Kedua, penguatan kolaborasi, menurut Purwanto tnggung jawab menjaga lingkungan dan membangun ekonomi hijau tidak bisa dipikul oleh satu pihak saja. Mahasiswa dibekali semangat kolaborasi agar mampu bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

Ketiga, transformasi karakter. Selain kapasitas intelektual, pembentukan karakter dan spirit kepemimpinan yang peduli pada isu-isu keberlanjutan menjadi fondasi utama dalam mencetak SDM unggul.
"Adik-adik mahasiswa inilah yang kedepannya menjadi aktor utama. Karena itu, kapasitas, kompetensi, serta karakternya harus betul-betul kami siapkan sejak di bangku kuliah agar siap membawa bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045," kata Purwanto mengakhiri penjelasannya.
Pada diskusi ilmiah ini, UPB Pontianak menghadirkan para narasumber yang berkompeten di antaranya Rita Hastarita, Irfan Khaerawan, Prof Dr Emi Roslinda, Prof Agusalim Masulili, dan Deni Friawan serta pemandu diskusi atau moderator presenter TVRI yakni Romdlon.
Baca juga: UPB Pontianak Gandeng 26 Perguruan Tinggi Jabar Tingkatkan Mutu Dosen
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....