Cara Tepat Cas HP agar Baterai Lebih Awet
- 30 Sep 2026 00:25 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Smartphone kini menjadi perangkat yang hampir selalu digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun, seiring waktu, kemampuan baterai ponsel dapat menurun sehingga daya tahan perangkat tidak lagi seperti saat pertama digunakan.
Kebiasaan saat mengisi daya ternyata turut berpengaruh terhadap kondisi baterai. Dilansir dari video di kanal YouTube Jagat Review, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan pengguna agar proses pengisian daya tidak mempercepat penurunan kondisi baterai.
- Jangan terlalu sering menunggu baterai habis
Smartphone modern umumnya menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer yang dirancang untuk digunakan dalam siklus pengisian daya. Membiarkan baterai sampai benar-benar habis dan perangkat mati tidak perlu dilakukan setiap kali akan mengisi daya.
Pengguna dapat mulai mengisi daya ketika persentase baterai sudah rendah. Pengisian secara bertahap juga tidak menjadi masalah bagi baterai modern. - Tidak harus selalu sampai 100 persen
Mengisi baterai sampai penuh sesekali bukan masalah. Namun, untuk penggunaan sehari-hari, pengguna tidak selalu harus menunggu baterai mencapai 100 persen.
Menjaga baterai pada rentang menengah, misalnya sekitar 20 hingga 80 persen, dapat membantu mengurangi tekanan pada baterai dalam penggunaan jangka panjang. Sejumlah smartphone juga sudah menyediakan fitur pembatasan pengisian atau optimized charging untuk membantu menjaga kesehatan baterai. - Hindari panas berlebih saat mengisi daya
Suhu menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi baterai. Panas berlebih dapat mempercepat proses degradasi baterai.
Karena itu, hindari menjalankan aktivitas berat seperti bermain gim dengan grafis tinggi ketika smartphone sedang mengisi daya, terutama jika perangkat sudah terasa panas.
Pengguna juga sebaiknya tidak mengisi daya di atas kasur, di bawah bantal, atau di tempat yang membuat panas sulit keluar. Jika casing membuat perangkat menjadi terlalu panas saat mengisi daya, casing dapat dilepas sementara. - Bolehkah mengecas HP semalaman?
Kekhawatiran bahwa baterai smartphone akan terus menerima daya tanpa henti ketika sudah mencapai 100 persen tidak sepenuhnya sesuai dengan cara kerja smartphone modern.
Perangkat saat ini umumnya memiliki sistem pengelolaan pengisian daya yang mengatur arus ketika baterai sudah penuh. Beberapa produsen juga menyediakan fitur pengisian daya adaptif atau pembatasan pengisian untuk membantu mengurangi waktu baterai berada pada kondisi penuh.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan suhu dan kondisi tempat saat mengisi daya. Hindari meletakkan smartphone di permukaan yang memerangkap panas selama proses pengisian. - Gunakan charger dan kabel yang berkualitas
Pemilihan charger juga tidak kalah penting. Gunakan charger bawaan perangkat atau aksesori dari produsen dan pihak ketiga yang terpercaya serta memenuhi standar keamanan.
Teknologi fast charging pada smartphone modern juga telah dilengkapi sistem komunikasi antara perangkat dan charger untuk mengatur kebutuhan daya. Namun, penggunaan charger atau kabel berkualitas rendah tetap berisiko menimbulkan masalah pada perangkat.
Pada akhirnya, menjaga baterai smartphone tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Kebiasaan sederhana seperti tidak terlalu sering membiarkan baterai benar-benar habis, menghindari panas berlebih, serta menggunakan charger yang sesuai dapat membantu menjaga kondisi baterai dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....