Kamal dan Luna Paparkan Program Kerja Duta SMA Kalbar 2026
- 16 Sep 2026 16:27 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak: Dua Duta SMA Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2026, Kamal dari SMAN 1 Pontianak dan Luna dari SMA Santo Paulus Pontianak, membagikan deretan program inovatif serta pengalaman mereka dalam siaran program Ngobrolin Prestasi dan Informasi di LPP RRI Pro 2 Pontianak, Selasa, 15 September 2026.
Dalam siaran yang dipandu oleh penyiar Dipa Revanda tersebut, kedua pelajar kelas 12 ini memaparkan komitmen mereka untuk mengabdi selama satu tahun masa jabatan. Selain berfokus pada skala provinsi, mereka juga menyiapkan Rencana Tindak Lanjut bulanan dalam bentuk konten video edukatif yang dirancang untuk menjangkau tingkat regional Kalimantan.
Salah satu fokus utama yang diusung oleh Kamal adalah sosialisasi mengenai pentingnya kurasi prestasi siswa pada platform resmi kementerian. Langkah ini diambil untuk mengatasi banyaknya kasus sertifikat perlombaan milik pelajar yang tidak terdata di portal nasional, sehingga gagal dimanfaatkan untuk pendaftaran jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi maupun pemenuhan syarat dana Bantuan Operasional Sekolah Kinerja Prestasi.
Kamal melihat tantangan teknis terkait minimnya pembaruan informasi dari pemerintah mengenai sistem kurasi prestasi yang telah beberapa kali mengalami perubahan alamat situs web maupun fitur. Tutorial resmi yang beredar dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi platform terbaru, sehingga riset mandiri yang dilakukannya sejak satu tahun lalu menjadi dasar untuk mengedukasi para pelajar di berbagai sekolah.
Sementara itu, Luna menghadirkan inovasi berupa program siniar atau podcast lintas sekolah yang digagas untuk membangun rasa percaya diri para remaja. Program tersebut dirancang secara inklusif dengan melibatkan siswa kelas 10 hingga 12 sebagai tim produksi maupun pemandu acara, berkolaborasi dengan ekstrakurikuler majalah sekolah guna memberikan ruang mengeksplorasi potensi diri.
Mengenai alasan di balik pembentukan program tersebut, Luna secara langsung mengungkapkan kondisi psikologis yang kerap dialami oleh para pelajar saat ini.
"Saya melihat di lingkungan sekolah maupun relasi di luar masih banyak teman-teman yang belum percaya diri, merasa minder, dan belum kenal dengan potensi dirinya. Pengaruh media sosial juga sering membuat mereka merasa kurang, sehingga program podcast ini menjadi wadah agar kami bisa belajar dan bertumbuh bersama," ujar Luna.
Selain membahas program kerja, keduanya turut mengenang momen pembekalan nasional Duta SMA di Yogyakarta yang berlangsung pada pertengahan September. Momen tersebut menjadi pengalaman berkesan bagi mereka karena dapat mempelajari tarian Jawa di Keraton Yogyakarta, mengikuti pelatihan koding dan robotik, serta mengenalkan kebudayaan khas Kalimantan Barat lewat oleh-oleh dodol durian Pontianak kepada peserta dari provinsi lain.
Sebagai penutup siaran yang mengusung slogan SMA Maju Bersama Hebat Semua tersebut, Kamal dan Luna membagikan pesan motivasi bagi seluruh pelajar di Indonesia. Kamal menegaskan pentingnya memanfaatkan seluruh kesempatan yang ada dengan prinsip man jadda wajada, sedangkan Luna mengingatkan agar setiap ikhtiar senantiasa diimbangi dengan doa dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru demi meraih masa depan.
Baca juga: Aksara Acoustic SMAN 1 Siantan Padukan Musik dan Sastra
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....