Lensa Inklusi Presentasikan Program Pemberdayaan Remaja Tuli
- 26 Jun 2026 09:02 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontinak - Tim Lensa Inklusi mempresentasikan proposal program bertajuk “Akselerasi Future Leaders Inklusif: Pemberdayaan Remaja Tuli sebagai Agen Isyarat Berbasis Ekosistem Multi-Pihak di Kota Pontianak” di Ruang Rapat Selamat, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), pada Kamis, 25 Juni 2026. Presentasi ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan inovasi sosial yang berfokus pada penguatan literasi inklusif dan pemberdayaan komunitas Tuli di Kota Pontianak.
Program ini berangkat dari kondisi minimnya ketersediaan Juru Bahasa Isyarat (JBI) di Indonesia. Saat ini hanya terdapat sekitar 500 JBI bersertifikasi yang melayani sekitar 1,92 juta warga Tuli, dengan rasio sekitar 1:3.840. Di Kalimantan Barat, sebanyak 55 persen teman Tuli terkonsentrasi di Kota Pontianak, namun masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses pendidikan.
Data menunjukkan 11,8 persen teman Tuli mengalami kesulitan memahami pelajaran karena guru tidak menguasai bahasa isyarat, sementara 8,2 persen menghadapi kendala akibat tidak tersedianya JBI di sekolah. Akumulasi hambatan tersebut turut berkontribusi pada tingginya angka putus sekolah yang mencapai 28 persen responden Tuli di Pontianak.
Melalui program Lensa Inklusi, tim menawarkan solusi berupa pembangunan ekosistem literasi inklusif yang berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan melalui pendekatan pentahelix. Program ini mencakup pelatihan Training of Trainers (ToT), pengembangan modul pembelajaran ramah Tuli berbasis visual, serta edukasi pola asuh bagi orang tua untuk memperkuat komunikasi inklusif di lingkungan keluarga.
Presentasi juga menyoroti dukungan yang telah diperoleh dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kecamatan Pontianak Barat, Kelurahan Sungai Beliung, komunitas teman Tuli, serta mitra dunia usaha. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan yang setara dan mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih inklusif.
Program Lensa Inklusi sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Baca juga: Maktab Tuli As Sami Rayakan Tiga Tahun Dakwah Inklusif
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....