Seminar Borneo Heritage Forum Perkuat Kajian Budaya Bugis di Kalangan Akademisi

  • 24 Apr 2026 21:08 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Seminar dan bedah buku yang digelar oleh Borneo Heritage Forum di IAIN Pontianak menjadi ruang diskusi akademik untuk memperkuat pemahaman terhadap warisan budaya lokal, khususnya masyarakat Bugis. Kegiatan ini mengangkat tema integrasi komunikasi Islam dengan kearifan lokal melalui ritual budaya sebagai refleksi identitas masyarakat.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Pontianak, Yusriadi, menekankan pentingnya literatur sebagai rujukan dalam memahami kehidupan masyarakat Bugis. Ia menyebutkan sejumlah karya yang dapat dijadikan referensi untuk memperdalam kajian budaya tersebut.

“Buku-buku yang direkomendasikan untuk mendalami kehidupan masyarakat Bugis di antaranya Tuhfat An Nafiz dan Manusia Bugis,” ujarnya saat dimintai keterangan pada Kamis, 23 April 2026.

Sementara itu, Ketua Borneo Heritage Forum, Fatmawati, menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda diskusi rutin yang bertujuan menghadirkan wawasan baru terkait warisan budaya Borneo. Forum ini juga menjadi wadah kontribusi pemikiran akademisi dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah arus globalisasi.

“Kegiatan ini sebagai diskusi rutin untuk memberikan wawasan baru yang tengah berkembang tentang warisan Borneo,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan peneliti dan penulis yang fokus pada kajian Borneo menjadi bagian penting dalam memperkaya perspektif serta memperkuat upaya pelestarian budaya. Menurutnya, kolaborasi lintas akademisi sangat dibutuhkan agar kajian budaya tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga berdampak pada masyarakat luas.

Fatmawati juga menegaskan bahwa warisan budaya Borneo memiliki peran strategis sebagai perekat masyarakat yang heterogen. Selain itu, budaya lokal dinilai menjadi benteng penting dalam menghadapi pengaruh budaya luar yang tidak sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal.

Baca juga: Hari Bumi, Krisantus Soroti Potensi dan Ancaman Hutan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....