Dejan/Apriyani Melaju ke Semifinal Indonesia Masters usai Bungkam Rekan Senegara
- 04 Sep 2026 20:14 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Langkah ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, belum terbendung di ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Tiket babak semifinal berhasil mereka amankan setelah mengalahkan rekan sesama pelatnas, Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana, melalui pertarungan sengit tiga gim dengan skor 13-21, 21-17, 21-18 di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Jumat, 4 September 2026.
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi Dejan Ferdinansyah. Selain faktor kebugaran yang sudah tidak prima, ia mengaku harus berjuang melawan diri sendiri di tengah penurunan performa fisik akibat jadwal pertandingan sebelumnya yang cukup menguras tenaga.
"Alhamdulillah hari ini kami bisa menang lagi. Untuk saya ini membuat terharu karena secara pribadi, tadi saya melawan diri saya sendiri karena kondisi kami juga sudah tidak 100 persen fit dan secara performa tidak sebaik biasanya. Ada kebanggaan tersendiri," ujar Dejan usai pertandingan.

Dejan menilai pola permainan lawan tidak jauh berbeda dibanding pertemuan mereka pada pekan lalu, di mana kedua pasangan sama-sama mengandalkan adu strategi. Faktor pembeda utama pada laga perempat final kali ini, menurutnya, adalah kondisi fisik dan waktu istirahat.
"Yang berbeda lebih kondisinya, satu hari kemarin mereka tidak main kan, itu lumayan buat istirahat. Sementara kami kemarin match-nya cukup ketat jadi menguras tenaga, menguras fisik. Di awal itu keunggulan mereka," tambahnya.
Senada dengan Dejan, Apriyani Rahayu juga mengakui bahwa persaingan di sektor ganda campuran saat ini sangat ketat dan merata. Menghadapi rekan sendiri yang sudah saling mengenal pola permainan setiap hari, evaluasi melalui rekaman video menjadi salah satu kunci penting di lapangan.
"Tidak ada yang mudah, semuanya berdasarkan levelnya masing-masing, semuanya rata," ungkap Apriyani.
"Memang bedanya kan sama teman sendiri kami sudah tahu setiap hari, walaupun di permainan kami coba untuk evaluasinya dari video-video tapi semua merata," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....