PMI dan KAHMI Gelar Donor Darah dan CKG di Kubu Raya

  • 21 Sep 2026 13:50 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kubu Raya bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggelar kegiatan donor darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam rangka memperingati HUT ke-81 PMI dan HUT ke-60 KAHMI. Kegiatan tersebut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin, 21 September 2026.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan stok darah, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan CKG.

Kegiatan donor darah juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya dan PDAM Tirta Raya. PMI turut menyediakan dukungan bagi para pendonor melalui konsumsi yang melibatkan pelaku UMKM setempat.

Kepala Markas PMI Kubu Raya, Mairoji, mengatakan kegiatan donor darah menjadi salah satu bentuk ajakan kepada masyarakat untuk membangun kebiasaan mendonorkan darah secara rutin. PMI menargetkan terkumpul sebanyak 100 kantong darah dalam kegiatan tersebut.

“Untuk target yaitu 100 kantong dan sekarang sudah dapat 30 kantong darah,” kata Mairoji.

Menurutnya, ketersediaan darah sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga partisipasi pendonor menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan darah. PMI juga mengimbau masyarakat untuk melakukan donor secara rutin sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan.

Mairoji menegaskan, kebutuhan darah di masyarakat masih menjadi perhatian sehingga kegiatan donor darah perlu terus digalakkan. Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

Dalam kegiatan yang sama, masyarakat juga mendapatkan layanan CKG dari tim kesehatan Puskesmas Sungai Durian. Tenaga kesehatan yang diterjunkan terdiri atas dokter, dua tenaga perawat, tenaga gizi untuk konsultasi, serta petugas administrasi.

Kepala Puskesmas Sungai Durian, dr. Evi Aprillia, menjelaskan pemeriksaan CKG dilakukan melalui proses skrining untuk mendeteksi secara dini berbagai faktor risiko penyakit. Pemeriksaan meliputi penggalian riwayat penyakit pribadi dan keluarga, pemeriksaan tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium terbatas seperti gula darah, kolesterol dan asam urat.

“Tujuannya sendiri CKG adalah untuk mendeteksi dini atau screening penyakit-penyakit tertentu. Jika dari hasil pemeriksaan didapatkan ada penyakit tertentu, kita berharap bisa dikontrol atau ditangani lebih awal sehingga tidak terlambat,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan CKG dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Sungai Durian menargetkan 100 peserta. Hingga saat keterangan diberikan, sebanyak 82 orang telah menjalani pemeriksaan.

Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat yang belum mengikuti CKG pada kegiatan tersebut tetap dapat memanfaatkan layanan serupa di fasilitas kesehatan yang menyelenggarakannya. Masyarakat cukup membawa KTP yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Tidak ada syarat lain. Terutama di puskesmas atau tempat-tempat yang dilakukan pemeriksaan CKG, masyarakat bisa datang untuk mendapatkan layanan tersebut,” katanya.

Terkait keamanan data, tenaga kesehatan tersebut menyampaikan bahwa data peserta digunakan untuk kepentingan program CKG dan pelaporan melalui aplikasi ASIK. Data NIK diperlukan dalam proses administrasi dan pelaporan program.

Ia berharap masyarakat di setiap desa dan kecamatan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan CKG. Pemeriksaan secara rutin dinilai penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus menemukan faktor risiko penyakit sedini mungkin.

(DiskominfoKKR/IKP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....