ISMI Kalbar Siapkan Regenerasi Kepemimpinan Organisasi

  • 14 Sep 2026 12:27 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya – Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto mendorong Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Kalimantan Barat memperkuat regenerasi kepengurusan dengan menghadirkan figur-figur pengusaha muda yang memiliki komitmen, kemampuan, dan kepedulian terhadap keberlangsungan organisasi.

Hal tersebut disampaikan Sukiryanto saat menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah Ke-1 ISMI Kalimantan Barat sekaligus talkshow bertema “Mengenal Umrah Mandiri dan Digital Marketing” di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin, 14 September 2026.

Sukiryanto yang juga menjabat Ketua Majelis Pengurus Wilayah ISMI Kalimantan Barat mengatakan, organisasi tersebut dibentuk dari semangat kebersamaan sejumlah organisasi Islam besar di Indonesia. Karena itu, ISMI harus mampu menjadi wadah yang menggerakkan potensi pengusaha muslim untuk membangun kemandirian ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, keberlangsungan ISMI sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan dan komitmen para pengurus. Ia berharap kepengurusan mendatang diisi oleh pengusaha yang tidak hanya memiliki kapasitas usaha, tetapi juga bersedia menyumbangkan pemikiran, tenaga, dan sumber daya untuk menghidupkan organisasi.

“Kalau ketuanya pengusaha, kemudian siap mengorbankan pemikiran, tenaga, dan hartanya, saya yakin organisasi ini akan hidup. Pengurus harus memiliki niat menghidupkan organisasi, bukan menjadikan organisasi sebagai tempat untuk mencari keuntungan pribadi,” ujar Sukiryanto.

Ia mengungkapkan, selama menjalankan kepengurusan ISMI Kalbar, sejumlah program unggulan telah dibangun, di antaranya pabrik pengolahan buah Khatulistiwa melalui Khatulistiwa Global Food, serta Klinik Utama Adinda Mulia yang menyediakan layanan hemodialisa bagi masyarakat kurang mampu, khususnya mereka yang belum terdaftar dalam kepesertaan BPJS.

Namun, Sukiryanto mengakui pengembangan usaha tersebut masih menghadapi tantangan, terutama dalam aspek pemasaran. Produk Khatulistiwa Global Food, kata dia, pernah dipasarkan hingga ke New Zealand, Sarawak, dan Brunei Darussalam, tetapi belum didukung kerja sama pemasaran secara berkelanjutan sehingga penjualannya masih belum maksimal.

“Program-program itu sudah berjalan, tetapi persoalannya pemasaran belum maksimal. Karena itu, kita membutuhkan kebersamaan dan jaringan pengusaha yang kuat agar usaha yang dibangun dapat terus berkembang,” jelasnya.

Sukiryanto juga menegaskan pentingnya solidaritas antaranggota ISMI. Menurutnya, dunia usaha saat ini menghadapi persaingan yang semakin dinamis, terlebih dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi. Pengurus dan anggota harus mampu beradaptasi, membangun jejaring, serta mengembangkan strategi pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Ia menyampaikan bahwa dirinya berencana tidak lagi mencalonkan diri sebagai Ketua ISMI Kalbar pada periode berikutnya. Keputusan tersebut diambil agar dapat lebih fokus pada pekerjaan pribadi, keluarga, serta tugasnya memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Kubu Raya.

“Saya berharap muncul bibit-bibit baru, terutama dari kalangan pengusaha muda. Saya ingin memberikan kesempatan kepada generasi berikutnya untuk melanjutkan perjuangan dan mengembangkan ISMI Kalimantan Barat,” katanya.

Sukiryanto berharap musyawarah wilayah tersebut dapat menghasilkan ketua dan jajaran pengurus yang benar-benar memiliki kepedulian, semangat kebersamaan, serta komitmen untuk menjaga keberlanjutan program organisasi.

Ia juga meminta agar program-program yang telah dirintis selama kepengurusan sebelumnya dapat dilanjutkan dan dikembangkan sehingga ISMI Kalimantan Barat tetap memberikan kontribusi nyata bagi dunia usaha, masyarakat, dan pembangunan daerah (DiskominfoKKR/IKP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....