Sujiwo Tegaskan Integritas ASN dan Perkuat Dukungan untuk Satpol PP dan BPBD

  • 26 Agt 2026 15:52 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Bupati Kubu Raya Sujiwo kembali mengingatkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga integritas dan menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel bersama Satpol PP dan BPBD Kabupaten Kubu Raya di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu, 26 Agustus 2026.

Sujiwo mengatakan, apel bersama menjadi salah satu sarana untuk membangun komunikasi langsung dengan jajaran ASN sekaligus mengingatkan kembali tugas dan tanggung jawab mereka sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Menurutnya, sebagai kepala daerah ia ingin membangun hubungan yang dekat dengan seluruh ASN tanpa menciptakan sekat antara pimpinan dan bawahan. Namun, kedekatan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi seorang ASN untuk mendapatkan perlakuan istimewa.

"Di mata saya tidak ada ASN yang istimewa karena kedekatan dengan bupati, wakil bupati maupun sekda. Yang istimewa adalah ASN yang memiliki integritas, menjalankan tugas dengan baik dan benar-benar mengabdikan dirinya kepada negara dan masyarakat," tegas Sujiwo.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memenuhi hak dan memperhatikan kesejahteraan ASN. Karena itu, ASN juga dituntut memberikan kinerja terbaik dalam menjalankan kewajibannya.

Sujiwo menyebut perhatian terhadap kesejahteraan ASN terus diberikan pemerintah daerah, termasuk melalui gaji, tunjangan dan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Di sisi lain, ia menegaskan akan memberikan sanksi kepada ASN yang tidak menjalankan tugas dengan baik atau melakukan tindakan yang tidak terpuji.

"Kalau hak-hak ASN sudah dipenuhi, maka kewajibannya juga harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Kalau ada yang tidak menjalankan pengabdiannya dengan baik, tentu ada konsekuensi dan sanksi," ujarnya.

Selain memberikan perhatian kepada ASN secara umum, Sujiwo mengatakan Satpol PP dan BPBD menjadi perangkat daerah yang mendapat perhatian khusus. Hal itu tidak terlepas dari karakter tugas keduanya yang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat dan membutuhkan kesiapsiagaan di lapangan.

Ia menyebut Satpol PP memiliki tugas melakukan patroli, penataan serta penegakan peraturan daerah, sementara BPBD memiliki tanggung jawab dalam menghadapi berbagai kondisi kebencanaan, termasuk karhutla.

Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo juga memberikan apresiasi kepada personel BPBD, Satpol PP, TNI, Polri dan relawan swasta yang terus bekerja di lapangan dalam menghadapi karhutla.

Menurutnya, kondisi kemarau yang telah berlangsung cukup panjang membuat penanganan karhutla semakin membutuhkan kerja keras. Ia menyebut Kubu Raya telah mengalami sekitar 51 hari tanpa hujan sehingga kondisi asap kembali perlu mendapat perhatian serius.

"Saya ingin terus bersama mereka di lapangan. Bukan hanya memberikan instruksi dari belakang meja, tetapi saya ingin merasakan langsung bagaimana lelahnya, capeknya dan beratnya memadamkan api. Seorang pemimpin harus memiliki empati terhadap pasukannya," kata Sujiwo.

Ia menilai kehadiran pimpinan di tengah petugas juga dapat memberikan tambahan semangat bagi personel yang sedang menjalankan tugas berat di lapangan.

Sujiwo berharap seluruh upaya yang dilakukan pemerintah bersama TNI, Polri, relawan dan masyarakat dapat membuahkan hasil. Selain penanganan teknis di lapangan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga berencana melaksanakan salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun.

"Kita terus berikhtiar dan bekerja maksimal. Kita juga akan bermunajat bersama, karena kita berharap hujan segera turun. Perkiraan cuaca bisa sampai November, tetapi Allah Maha Kuasa. Kalau Allah menghendaki hujan turun malam ini, maka hujan akan turun," ungkapnya.

Sujiwo kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan karhutla dan mengajak semua unsur untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam menghadapi kondisi kemarau (DiskominfoKKR/IKP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....