Groundbreaking IPA Arang Limbung Dimulai, Kubu Raya Perkuat Penyediaan Air Bersih

  • 24 Agt 2026 16:13 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Komisi V DPR RI memulai pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Arang Limbung berkapasitas 2×50 liter per detik. Pembangunan ini menjadi salah satu upaya memperkuat pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Kubu Raya. Senin, 24 Agustus 2026.

Groundbreaking pembangunan IPA yang berada di kawasan IPA Arang Limbung PDAM tersebut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Lasarus, Boyman Harun dan Yuliansyah, jajaran Kementerian PU RI, Kementerian Perhubungan, BMKG Pusat, serta Bupati Kubu Raya Sujiwo.

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan apresiasi kepada Komisi V DPR RI dan jajaran balai di Kalimantan Barat yang terus memberikan dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Menurut Sujiwo, pembangunan IPA tersebut sangat dinantikan masyarakat, terutama di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan perjuangan Komisi V DPR RI. Di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas, pembangunan ini menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi masyarakat Kubu Raya," ujar Sujiwo.

Sujiwo menjelaskan, kebutuhan penyediaan air bersih di Kubu Raya semakin penting seiring dengan pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. Kabupaten Kubu Raya saat ini memiliki luas wilayah sekitar 8.500 kilometer persegi dengan jumlah penduduk hampir 700 ribu jiwa.

Ia menambahkan, sejumlah wilayah Kubu Raya juga menghadapi persoalan kualitas sumber air, terutama ketika kondisi sungai atau parit mengalami surut. Karena itu, pembangunan infrastruktur pengolahan air diharapkan mampu memberikan sumber air yang lebih layak dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan pembangunan IPA Arang Limbung merupakan bagian dari upaya memperbesar cakupan pelayanan air bersih di Kalimantan Barat. Ia menilai kebutuhan infrastruktur air minum di daerah masih cukup besar sehingga dukungan anggaran dan pembangunan harus terus dilakukan secara bertahap.

Lasarus menyebut, alokasi sekitar Rp89 miliar untuk pembangunan tersebut masih menjadi bagian kecil dari kebutuhan keseluruhan. Menurutnya, untuk mengejar cakupan pelayanan hingga mendekati 100 persen, masih dibutuhkan dukungan anggaran yang jauh lebih besar.

"Kalau kita melihat kebutuhan keseluruhannya, pekerjaan rumah kita masih sangat besar. Anggaran yang ada sekarang baru mampu menambah sebagian kecil dari kebutuhan pelayanan, sehingga dukungan untuk pembangunan berikutnya tetap diperlukan," kata Lasarus.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan data yang akurat dalam menentukan kebijakan dan pengalokasian anggaran infrastruktur, khususnya terkait cakupan pelayanan air bersih. Menurutnya, ukuran pelayanan seharusnya tidak hanya dilihat berdasarkan luas wilayah, tetapi juga jumlah masyarakat yang benar-benar mendapatkan akses air minum layak.

Lasarus berharap pembangunan IPA Arang Limbung dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mendorong agar infrastruktur jaringan distribusi ikut diperhatikan sehingga air yang telah diproduksi dapat benar-benar menjangkau masyarakat.

Pelaksana Tugas Direktur Air Minum, Direktorat Air Minum Kementerian PU, Sugeng Paryanto mengatakan pembangunan IPA berkapasitas 100 liter per detik tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan dukungan Komisi V DPR RI melalui kunjungan kerja pada 2025.

Menurut Sugeng, pembangunan IPA Arang Limbung direncanakan menggunakan skema multiyears hingga pertengahan 2027. Selain pembangunan unit pengolahan air, program tersebut juga mencakup penambahan jaringan distribusi.

"Ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Kubu Raya, khususnya dalam pelayanan air minum. Kapasitas yang dibangun sebesar 100 liter per detik dan akan dilengkapi dengan jaringan distribusi," jelas Sugeng.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas pengolahan dan jaringan distribusi menjadi penting karena kebutuhan pelayanan air minum di Kubu Raya terus berkembang. Pembangunan IPA Arang Limbung diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan pelayanan air bersih sekaligus mendukung pertumbuhan wilayah.

(DiskominfoKKR/IKP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....