54 Kafilah MTQ Kubu Raya Resmi Bertolak ke Kayong Utara

  • 31 Jul 2026 10:24 WIB
  •  Pontianak

Kubu Raya – Sebanyak 54 peserta Kafilah Kabupaten Kubu Raya resmi diberangkatkan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Keberangkatan rombongan dilakukan dari Terminal Speed Digdoyo Rasau Jaya menggunakan speedboat, Jumat, 31 Juli 2026.

Keikutsertaan kafilah tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mendukung syiar Islam sekaligus mengembangkan generasi Qurani yang mampu berprestasi di tingkat provinsi.

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan doa dan dukungan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti setiap cabang perlombaan dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki.

Sebelumnya, saat melepas kafilah di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Sujiwo menegaskan bahwa dirinya sengaja tidak membebankan target juara kepada para peserta. Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan agar para kafilah dapat tampil lebih tenang tanpa tekanan sehingga mampu mengeluarkan kemampuan terbaik.

"Pada intinya, kami, khususnya saya, memang tidak memasang target untuk kali ini. Saya tidak ingin target itu justru menjadi beban bagi anak-anak kita," kata Sujiwo.

Sujiwo berpesan agar seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh tanggung jawab dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT.

"Tampilkan yang terbaik, tetap tenang, jalankan dengan penuh tanggung jawab, kemudian bertawakal. Apa pun hasilnya, itulah yang terbaik menurut Allah SWT," pesannya.

Sujiwo juga berharap keikutsertaan Kafilah Kabupaten Kubu Raya tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat syiar Al-Quran di Kalimantan Barat.

Selain memberikan motivasi kepada para peserta, Sujiwo turut menyampaikan pandangannya mengenai pelaksanaan MTQ yang saat ini digelar setiap tahun. Menurutnya, penyelenggaraan MTQ akan lebih ideal apabila dilaksanakan dua tahun sekali sehingga daerah memiliki waktu yang lebih panjang untuk melakukan pembinaan dan mempersiapkan kafilah secara maksimal.

"Kalau menurut saya idealnya dua tahun sekali. Pemerintah daerah memiliki waktu yang lebih cukup untuk melakukan pembinaan sehingga persiapannya lebih matang. Mudah-mudahan usulan ini dapat menjadi perhatian pemerintah dan LPTQ Provinsi Kalimantan Barat," ujarnya.

Dengan iringan doa dari pemerintah daerah, pembina, pelatih, keluarga, dan masyarakat, Kafilah Kabupaten Kubu Raya diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ ke-XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. (DiskominfoKKR/IKP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....