Gubernur Kalbar Apresiasi Pembangunan Kubu Raya di tengah Efisiensi Anggaran
- 27 Jul 2026 12:55 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan pentingnya menjaga budaya gotong royong sekaligus meningkatkan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rangkaian kegiatan Pengukuhan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) sekaligus Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD se-Kalimantan Barat di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin, 27 Juli 2026.
Ria Norsan mengatakan, Kabupaten Kubu Raya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan empat agenda strategis yang bertujuan memperkuat pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pada hari pertama, dua agenda dilaksanakan, yakni Pengukuhan Ketua FORIKAN Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Rapat Koordinasi Pokja Bunda PAUD se-Kalimantan Barat. Sementara Hari Kesatuan Gerak PKK dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.
Menurutnya, Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kebersamaan yang mulai memudar di tengah masyarakat. Budaya gotong royong, katanya, merupakan warisan leluhur yang harus terus dipertahankan karena menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat.
"Semangat gotong royong harus terus kita jaga dan kita bangkitkan kembali. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan masyarakat Kalimantan Barat dan Indonesia," ujarnya.
Selain itu, Ria Norsan berharap FORIKAN mampu menjadi motor penggerak peningkatan konsumsi ikan melalui edukasi dan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Menurutnya, ikan merupakan sumber protein yang penting sehingga perlu terus dipromosikan melalui gerakan gemar makan ikan. Pada kesempatan tersebut, Ria Norsan juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan di Kabupaten Kubu Raya.
Gubernur menilai pembangunan infrastruktur, konektivitas jalan, hingga penataan kawasan perkotaan menunjukkan kemajuan yang signifikan meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
"Saya melihat perkembangan pembangunan di Kubu Raya semakin baik. Konektivitas jalannya semakin terhubung, penataan kawasannya juga semakin tertata. Semangat membangun tetap tinggi meskipun ada efisiensi anggaran. Ini patut menjadi contoh," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah mempercayakan Kabupaten Kubu Raya sebagai tuan rumah penyelenggaraan empat agenda tersebut.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Kubu Raya menjadi tuan rumah empat agenda penting ini. Kepercayaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkolaborasi dalam menyukseskan program-program yang berdampak bagi masyarakat," kata Sujiwo.
Sujiwo menjelaskan, FORIKAN dibentuk untuk mendorong masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan sebagai sumber protein yang berperan penting dalam pertumbuhan anak dan pencegahan stunting.
Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mengampanyekan gerakan makan ikan, tetapi juga harus memastikan masyarakat memiliki akses yang mudah untuk memperoleh ikan.
"Negara harus hadir melalui penyuluhan, bantuan, dan berbagai program pemberdayaan agar masyarakat bisa membudidayakan ikan sendiri. Harapannya, semua lapisan masyarakat dapat memperoleh ikan dengan mudah, murah, dan akhirnya mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga," ujarnya.
Sujiwo mengatakan, upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, Sujiwo menekankan bahwa Rapat Koordinasi Pokja Bunda PAUD, Hari Kesatuan Gerak PKK, dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus mampu menerjemahkan setiap program menjadi aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Saya selalu mengingatkan agar kita jangan terjebak pada seremonial. Seremonial memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah tindak lanjutnya. Setiap OPD harus berkolaborasi, membuat terobosan, dan memastikan seluruh program benar-benar berjalan di lapangan," tegasnya.
Sujiwo menambahkan, semangat gotong royong juga harus diwujudkan dalam tata kelola pemerintahan melalui kerja sama lintas perangkat daerah sehingga berbagai persoalan pembangunan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kubu Raya sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Kubu Raya Atzebiyatulensi Sujiwo yang dikukuhkan sebagai Ketua FORIKAN Kabupaten Kubu Raya mengatakan siap mengemban amanah untuk meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten Kubu Raya.
Menurutnya, FORIKAN akan bergerak bersama Dinas Perikanan melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi agar masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan sebagai sumber gizi keluarga.
"Kami akan terus bergerak bersama Dinas Perikanan untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan. Harapannya, masyarakat Kubu Raya semakin gemar makan ikan sehingga dapat membantu menurunkan angka stunting dan melahirkan generasi yang sehat serta berkualitas," ujarnya. (DiskominfoKKR/IKP)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....