Barape' Sawa' 2026: Merawat Adat Dayak di Era Modern

  • 29 Mei 2026 14:40 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Bengkayang - Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., secara resmi membuka kegiatan Barape' Sawà Tahun 2026 di Ramin Bantang Bengkayang pada Rabu sore, 27 Mei 2026. Pembukaan ditandai dengan tabuhan gong tujuh kali.

Barape' Sawà merupakan tradisi tahunan sub suku Dayak Bakatí sebagai wujud syukur kepada Tuhan (Nyabata) atas hasil panen sekaligus tanda dimulainya musim tanam baru. Mengusung tema "Dengan Barape' Sawà 2026 Kita Lestarikan Adat dan Budaya Dayak", Bupati menyampaikan apresiasi atas terselengaranya Event Budaya Barape' Sawa' ini dan seluruh masyarakat adat yang terus menjaga warisan leluhur ini di tengah modernisasi.

Bupati menegaskan, pelestarian budaya daerah memiliki landasan hukum kuat, yakni Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2020. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan event budaya ini sebagai momentum memperkuat kebersamaan multietnis menuju "Bengkayang Gemilang, Unggul, dan Berdaya Saing".

Kegiatan yang berlangsung 27 Mei–1 Juni 2026 ini dimeriahkan dengan karnaval budaya Seribu Bae, lomba tari, fashion show, pemilihan Bujang Dara, hingga pameran kuliner dan kerajinan tangan. Penutupan akan dihibur oleh artis Aan Baget dan Calista. (Diskominfo Bengkayang/RT/NN).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....