Antisipasi Karhutla, Bupati Sujiwo Pastikan Kesiapan SDM dan Peralatan
- 27 Mar 2026 11:43 WIB
- Pontianak
Kubu Raya - Bupati Kubu Raya, Sujiwo memimpin apel kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat, 27 Maret 2026. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul lebih dari sepekan hujan tidak turun di wilayah Kubu Raya yang mulai memunculkan titik api.
Sujiwo mengatakan, apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk kewaspadaan pemerintah daerah dalam menghadapi prediksi musim kemarau panjang berdasarkan informasi dari BMKG. Ia menegaskan, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Apapun kondisinya kita tidak boleh menyerah. Masalah pencegahan dan penanggulangan karhutla yang paling utama bertanggung jawab adalah pemerintah,” kata Sujiwo, menegaskan.
Ia menekankan bahwa peran utama dalam penanganan karhutla berada di tangan pemerintah daerah, khususnya BPBD dan Damkar, sementara unsur TNI, Polri, relawan, serta masyarakat peduli api menjadi pendukung dalam upaya bersama tersebut.
“Jangan sampai terbalik, pemerintah justru jadi pemain cadangan. Kita harus menjadi garda terdepan,” ujarnya.
Selain itu, Sujiwo juga menyoroti pentingnya kesiapan peralatan dan sarana pendukung. Ia mengibaratkan penanganan karhutla seperti menghadapi medan perang yang membutuhkan kesiapan maksimal, baik dari sisi sumber daya manusia maupun perlengkapan.
Untuk itu, ia memastikan akan segera melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi peralatan di lapangan, termasuk mesin pemadam dan selang yang digunakan oleh Damkar maupun relawan.
“Hari ini juga saya akan turun bersama Dandim dan Kapolres untuk memastikan peralatan yang ada benar-benar layak digunakan,” ujarnya.
Sujiwo juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla.
Menurutnya, Kubu Raya memiliki potensi sumber daya manusia yang besar dari berbagai unsur, seperti TNI dan Polri, yang harus dimaksimalkan untuk kepentingan penanganan bencana maupun kegiatan sosial lainnya.
“Kolaborasi ini menjadi keniscayaan. Kita ingin bersama-sama tidak hanya menangani karhutla, tetapi juga mewujudkan Kubu Raya yang asri melalui berbagai kegiatan seperti penanaman pohon dan aksi kemanusiaan,” pungkasnya. (DiskominfoKKR/IKP)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....