Wabup Tinjau Operasi Bibir Sumbing di RSUD Kubu Raya

  • 25 Jul 2025 19:20 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Kubu Raya: Bagi banyak keluarga di Kubu Raya, biaya operasi bibir sumbing sebesar 15 hingga 20 juta rupiah bukan angka yang kecil. Namun, Jumat (25/7/2025), menjadi hari penuh harapan, ketika RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kubu Raya menggelar operasi bibir sumbing dan langit-langit secara gratis bagi anak-anak yang membutuhkan.

Salah satu orang tua, Sri Wahyuni, mengaku tak kuasa menahan air mata. Putranya akhirnya bisa mendapatkan penanganan medis yang selama ini hanya bisa ia impikan.

"Saya sangat bersyukur. Kami tak mampu membayar operasi sendiri. Alhamdulillah ada yang peduli,” ucapnya penuh haru.

Program ini terselenggara atas kerja sama antara RSUD TBSI Kubu Raya dengan Yayasan Prama Abiphraya, yang mendapat dukungan penuh dari Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto.

Dalam kunjungannya, Sukiryanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dengan dukungan dari berbagai pihak dan menjangkau lebih banyak keluarga.

“Semoga ke depannya lebih banyak lagi donatur yang ikut serta membantu kelancaran program ini. Karena operasi bibir sumbing ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan biayanya tidak sedikit,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sukiryanto menyampaikan pentingnya langkah sosial seperti ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Biaya operasi ini cukup besar bagi masyarakat. Maka kegiatan ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk meringankan beban mereka,” ujar Sukiryanto.

Direktur RSUD TBSI, dr. Asep Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal perbaikan bentuk fisik, melainkan juga bagian dari upaya menurunkan angka stunting di Kubu Raya.

“Anak-anak dengan bibir sumbing sering kesulitan makan. Ini bisa menyebabkan kurang gizi bahkan stunting. Maka operasi ini adalah bagian dari intervensi kesehatan jangka panjang,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada pelaksanaan kali ini ditargetkan 20 anak menjalani operasi, dan sebanyak 11 anak sudah siap untuk ditangani oleh tim medis. Asep turut menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Prama Abiphraya atas kolaborasi yang terjalin, dan berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin di RSUD TBSI.

Bagi para orang tua, program ini lebih dari sekadar tindakan medis—ia adalah bentuk nyata kepedulian, penguat semangat, dan secercah harapan baru bagi masa depan anak-anak mereka. (Tim Liputan IKP)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....