Franciscus Sibarani Serahkan 20.000 Masker dan 150 Tabung Oksigen ke Kubu Raya

  • 14 Sep 2026 17:49 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum usai di Kalimantan Barat kembali ditunjukkan Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Kalimantan Barat I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani.

Sibarani menyerahkan bantuan sebanyak 20.000 lembar masker dan 150 tabung oksigen kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis langsung oleh Sibarani kepada Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto dalam kegiatan “Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila kepada Masyarakat Tahun 2026” di Kubu Raya.

Bagi Sibarani, bantuan tersebut merupakan bentuk sederhana tetapi konkret untuk ikut melindungi masyarakat ketika kualitas udara terdampak asap dan risiko gangguan kesehatan meningkat.

“Dalam kondisi seperti sekarang, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa saling membantu. Masyarakat masih harus beraktivitas, sementara karhutla dan kabut asap belum sepenuhnya selesai. Karena itu perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian kita bersama, " ujar Sibarani, Senin, 14 September 2026.

Menurutnya, penyediaan masker penting agar masyarakat dapat lebih melindungi diri ketika harus beraktivitas di luar rumah. Sementara bantuan tabung oksigen diharapkan dapat memperkuat kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak asap.

Pemkab Kubu Raya Apresiasi Kepedulian Sibarani

Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Sibarani terhadap masyarakat Kubu Raya di tengah kondisi karhutla yang masih berlangsung.

Menurutnya, bantuan masker dan tabung oksigen tersebut memiliki manfaat penting karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya melindungi kesehatan dari dampak kabut asap.

“Kami mengapresiasi perhatian dan kepedulian Bapak Franciscus Sibarani kepada masyarakat Kubu Raya. Bantuan 20.000 masker dan 150 tabung oksigen ini tentu sangat berarti, terutama dalam kondisi karhutla seperti sekarang. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sukiryanto.

Ia juga menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, wakil rakyat, masyarakat, dan berbagai unsur lainnya sangat dibutuhkan dalam menghadapi kondisi bencana maupun persoalan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Kepedulian Harus Hadir dalam Tindakan

Sibarani mengatakan penanganan dampak karhutla membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah bekerja menangani kebakaran dan pelayanan kesehatan, sementara masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial hingga individu dapat mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.

“Kita tentu berharap karhutla segera berakhir. Tetapi selama masyarakat masih merasakan dampaknya, kita tidak boleh hanya melihat. Kalau ada yang bisa kita lakukan untuk membantu, maka lakukan. Hari ini salah satu kebutuhan masyarakat adalah perlindungan kesehatan,” katanya.

Menurut Sibarani, semangat tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari pengamalan Pancasila.

Karena itu, penyerahan bantuan dalam momentum kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasiladinilai memiliki makna tersendiri. Nilai Pancasila, menurutnya, tidak cukup hanya dibicarakan tetapi harus diterjemahkan melalui tindakan yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Pancasila akan semakin kuat kalau nilainya hadir dalam tindakan sehari-hari. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan, kita hadir. Ketika ada bencana, kita bergotong royong. Kepedulian seperti itulah yang harus terus kita hidupkan,"ujar Sibarani.

Ia berharap 20.000 masker dan 150 tabung oksigentersebut dapat dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk memperkuat perlindungan masyarakat selama kondisi karhutla masih berlangsung.

Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan karhutla, tetapi setidaknya kita mengambil bagian untuk membantu masyarakat melewati kondisi ini. Saya berharap masker dan oksigen ini dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan dan memberikan manfaat nyata,” tutup Sibarani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....