Pontianak Potensial Jadi Mini Istora, DPRD Dorong Peningkatan Fasilitas Olahraga
- 06 Sep 2026 05:28 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Penyelenggaraan turnamen bulutangkis internasional Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 di Kota Pontianak dinilai membawa dampak positif yang masif, tidak hanya bagi prestasi olahraga tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan sektor pariwisata.
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, mengungkapkan bahwa kehadiran atlet-atlet kelas dunia memberikan atmosfer tersendiri bagi masyarakat sekaligus memotivasi para atlet lokal. Terlebih lagi, visi besar Pontianak sebagai kota olahraga sport city semakin nyata dengan suksesnya perhelatan akbar ini.
"Ini suatu atmosfer yang baik bagi atlet Kota Pontianak dan para mania olahraga badminton, karena bagaimanapun menjadi suatu semangat ketika kita bisa melihat langsung pemain kelas internasional," ujar Bebby saat ditemui di GOR Terpadu Ayani Pontianak, Sabtu, 5 September 2026.
Menurutnya, kesuksesan menjadi tuan rumah ajang berskala internasional ini membuktikan bahwa infrastruktur dan kelayakan Pontianak sudah diakui di tingkat nasional maupun global, didukung pula dengan fasilitas bandara internasional Supadio.
Selain mendongkrak citra positif daerah, event olahraga beruntun selama dua pekan, mulai dari International Challenge 2026 hingga Indonesia Masters Super 100 memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor perhotelan, hingga industri kreatif lokal turut merasakan lonjakan aktivitas ekonomi.
"Dapat menambah PAD dan meningkatkan perekonomian yang ada di Kota Pontianak. Apalagi kita lihat UMKM, kemudian para insan musik dan lain sebagainya, maupun industri kreatif terkait, ini menjadi suatu hal yang menjadi peluang bagi mereka," jelasnya.
Antusiasme luar biasa juga ditunjukkan oleh warga Pontianak. Hal tersebut terlihat dari tiket pertandingan yang ludes terjual dalam waktu singkat, bahkan membuat sebagian warga harus rela menonton melalui layar yang disediakan di luar area arena karena kehabisan tiket. Tingginya minat masyarakat ini bahkan membuat legenda bulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir, menyebut atmosfer penonton di Pontianak serasa "Mini Istora Senayan".
Melihat potensi besar tersebut, DPRD Kota Pontianak mendorong adanya peningkatan atau upgrade fasilitas dan sarana olahraga ke depannya agar memenuhi standar internasional yang lebih tinggi lagi.
"Beberapa lokasi maupun beberapa ruangan memang tidak memadai. Dengan adanya kegiatan serupa, agar kita bisa lebih meningkatkan lagi, gedung ini harus di-upgrade supaya bisa lebih memenuhi standar-standar internasional," tegas Bebby.
Kendati demikian, ia bersyukur arena yang digunakan saat ini dinilai oleh PBSI telah masuk dalam jajaran lima besar fasilitas gedung olahraga terbaik di Indonesia. Ke depan, pihaknya berharap event-event berskala internasional dapat lebih sering diselenggarakan di Pontianak demi mengukuhkan posisi kota ini sebagai salah satu pusat pembinaan dan destinasi sport tourism unggulan di Tanah Air.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....