Komisi XIII DPR RI Apresiasi Kinerja Kanim Entikong Cegah PMI Non-Prosedural

  • 09 Jun 2026 19:34 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Entikong – Anggota Komisi XIII DPR RI, Franciscus Sibarani, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Entikong, Kalimantan Barat, pada Senin, 8 Juni 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan layanan keimigrasian di wilayah perbatasan, khususnya dalam mengawasi arus perlintasan orang di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

Dalam kunjungan yang didampingi Kepala Kanim Entikong Fitra Izharry, Franciscus Sibarani memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah tegas dan terukur yang diambil jajaran Kanim Entikong dalam menggagalkan keberangkatan terduga Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural.

Berdasarkan data yang dipaparkan, upaya pencegahan oleh Kanim Entikong menunjukkan tren yang signifikan. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 179 orang dikenakan penundaan keberangkatan. Angka ini melonjak tajam dalam enam bulan pertama tahun 2026 (Januari–Juni), yakni mencapai 1.084 orang yang dicegah keberangkatannya.

"Saya memberikan apresiasi atas langkah tegas yang dilakukan Kanim Entikong. Peningkatan jumlah pencegahan ini merupakan bukti nyata komitmen negara dalam melindungi segenap WNI dari praktik penyaluran PMI non-prosedural yang rentan terhadap eksploitasi," ujar Sibarani.

Menurut Sibarani, fenomena peningkatan angka pencegahan ini harus dilihat sebagai langkah positif. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan di pintu gerbang negara berjalan efektif, sehingga potensi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) maupun pengiriman tenaga kerja ilegal dapat diminimalisir sejak dini.

Selain menyoroti aspek pengawasan, Sibarani juga menyampaikan apresiasinya terhadap peningkatan kualitas layanan publik di Kanim Entikong. Ia menilai bahwa layanan keimigrasian, baik dalam proses pengurusan dokumen perjalanan maupun pelayanan pada perlintasan orang di PLBN Entikong, telah berjalan dengan baik dan menunjukkan dedikasi tinggi dari para petugas di lapangan.

"Pelayanan di perbatasan memiliki tantangan tersendiri. Namun, saya melihat jajaran Kanim Entikong telah mampu memberikan layanan yang prima kepada masyarakat. Ke depan, saya berharap sinergi ini terus ditingkatkan demi menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi warga negara kita," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....