DPRD Soroti Kenaikan Harga Kantong Plastik Pengaruhi Harga Bahan Pokok
- 30 Apr 2026 15:52 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Munaji, menyoroti fenomena kenaikan harga bahan pokok di pasar tradisional yang dipicu oleh faktor-faktor teknis di lapangan. Selain masalah distribusi, kenaikan harga kantong plastik yang signifikan kini menjadi beban baru bagi para pedagang.
Menurut Munaji, berdasarkan pantauan di lapangan, harga kantong plastik yang menjadi kebutuhan primer pedagang untuk membungkus barang belanjaan mengalami lonjakan drastis. Munaji mengungkapkan bahwa kenaikan harga plastik saat ini berada di angka yang cukup mengkhawatirkan dan berdampak langsung pada biaya operasional pedagang.
"Salah satu faktor kenaikan harga barang juga dipengaruhi adanya kenaikan harga kantong plastik yang digunakan oleh para pedagang. Kita pantau kenaikannya mencapai 100 hingga 190 persen," ujar Munaji, Kamis, 30 April 2026.
Kenaikan biaya kemasan ini dikhawatirkan akan memicu pedagang untuk menyesuaikan harga jual komoditas mereka agar tidak merugi, sehingga masyarakat sebagai konsumen akhir yang akan merasakan dampaknya.
Pengaruh Biaya Transportasi dan BBM
Selain masalah plastik, Munaji juga menggarisbawahi sektor transportasi sebagai variabel penentu harga bahan pokok. Ketergantungan armada angkutan logistik pada bahan bakar minyak (BBM) jenis solar menjadi titik krusial.
Pertama, Logistik. Menurut Munaji, rata-rata angkutan barang menggunakan mesin diesel yang mengonsumsi solar.
Kedua, efek domino. Menurut legislator Demokrat ini, kenaikan harga atau kelangkaan BBM otomatis meningkatkan biaya angkut, yang kemudian dibebankan pada harga bahan pokok, termasuk daging.
Baca juga: Harga Plastik Melambung Tantangan Ekonomi Sekaligus Peluang Ramah Lingkungan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....