DPRD Minta Pemerintah Permudah Regulasi Transportasi Pengiriman Hewan Kurban

  • 30 Apr 2026 01:48 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Menjelang hari raya Idul Adha 1447 H/2026 M, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak menyoroti pentingnya kelancaran distribusi hewan kurban. Mengingat pasokan sapi di Pontianak masih sangat bergantung pada kiriman dari luar daerah, pemerintah diminta untuk mempermudah regulasi pengiriman.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Munaji, menyatakan bahwa berdasarkan pantauan sejauh ini, bahwa Kota Pontianak maupun Provinsi Kalimantan Barat belum bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan sapi, baik untuk ibadah kurban maupun konsumsi sehari-hari. Selama ini kata legislator Demokrat ini, sebagian besar pasokan sapi didatangkan dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti dari pulau Jawa, Surabaya, Madura, Bali hingga Kalimantan Tengah.

"Karena kita masih mengandalkan kebutuhan dari luar daerah, maka kelancaran transportasi menjadi kunci utama," kata Munaji saat ditemui di Pontianak, Rabu, 29 April 2026.

Mendorong Kemudahan Regulasi

Untuk memastikan stabilitas stok dan harga, Munaji meminta instansi terkait, seperti Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, untuk memberikan diskresi atau kemudahan dalam proses birokrasi dan transportasi pengiriman hewan.

Menurutnya, regulasi yang efektif dan transportasi yang lancar dari daerah asal akan secara otomatis menjamin ketersediaan hewan kurban bagi masyarakat Pontianak.

"Harapan kami kepada Pemerintah, baik Dinas Perhubungan maupun Dinas Pangan Provinsi, mohon berikan kemudahan regulasi dan transportasi. Seiring lancarnya transportasi dari luar daerah seperti Madura, Bali, hingga Kalteng, insya Allah kebutuhan hewan kurban dan konsumen daging sapi di Pontianak akan terus terpenuhi dengan baik," ungkap Munaji.

Selain itu, Munaji juga meminta agar operasional kepal untuk pengangkut sapi dioptimalkan kembali. Jika sebelumnya, belum optimal karena alasan mudik, maka menjalang Idul Adha ini diminta agar lebih dioptimalkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....