Pro Kontra Program Transmigrasi, Begini Penjelasan Dewan

  • 24 Jul 2025 15:35 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Baru-baru ini menjadi perbincangan hangat warga Kalimantan Barat (Kalbar) terkait dengan isu transmigrasi. Bahkan sempat terjadi aksi penolakan oleh aliansi masyarakat Kalbar yang disampaikan kepada DPRD Provinsi dan Pemprov Kalbar di Pontianak beberapa waktu lalu.

Isu transmigrasi ini juga sempat beredar di ibukota Provinsi Kalbar yakni di Kota Pontianak. Merespon isu yang beredar, Anggota DPRD Kota Pontianak dari Partai Amanat Nasional (PAN) Anggi Febri Ardika juga angkat bicara.

"Mendengar kutipan salah satu Anggota Komisi V DPR RI yakni Boyman Harun selaku ketua DPW PAN Kalbar, bahwa Kementerian Transmigrasi bermitra dengan Komisi V DPR RI telah melaksanakan rapat konsinyering/pendalaman berkaitan dengan rencana kerja lembaga/pemerintahan. Singkatnya, dalam kesimpulan rapat, komisi V DPR RI tidak menyetujui adanya program transimigrasi baru se-Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat dan Pontianak," ujarnya, Kamis (24/7/2025).

Akan tetapi kata Anggi, Komisi V DPR RI meminta pada Kementerian Transmigrasi untuk merevitalisasi dan verifikasi terhadap seluruh permasalahan transmigrasi yang ada di Indonesia.

"Perlu digarisbawahi, bahwa tidak ada program memasukkan warga transmigrasi baru. Itulah kesimpulan dalam rapat antara Komisi V DPR RI dan Kementerian Transmigrasi," katanya, menjelaskan.

Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawal kebijakan pemerintah agar tidak terjadi persoalan baru dikemudian hari. Begitu juga, Anggi pun mengajak masyarakat untuk ikut jeli terhadap informasi yang beredar sehingga masyarakat juga bisa benar-benar memahami aturan maupun kebijakan yang dibahas oleh Pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....