Golkar Soroti Kematian Ibu Hamil di Pontianak Utara
- 19 Mei 2025 10:51 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontiamak: Anggota DPRD Kota Pontianak dari Fraksi Golkar, Samsudin, menyoroti peningkatan angka kematian ibu hamil di wilayah Pontianak Utara. Ia menilai kurangnya tenaga medis dan dokter spesialis di Rumah Sakit Kota Pontianak Utara menjadi salah satu faktor utama yang perlu segera dievaluasi oleh pemerintah Kota Pontianaak, Kalimantan Barat.
"Saya pribadi melihat peningkatan di sektor kesehatan, khususnya mengapa SDM yang ada di RS Kota Pontianak Utara tidak maksimal. Apakah peningkatan ibu hamil meninggal itu ada faktor terkait kurangnya SDM atau dokter spesialis? Itu wajib diperhatikan karena itu merupakan pokok administrasi dan itu harus terealisasi," ujar Samsudin belum lama ini.
Ia juga menekankan pentingnya setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki target kinerja tahunan yang jelas. Menurutnya, kenaikan atau penurunan indikator pelayanan publik, seperti kesehatan dan pendidikan, harus menjadi dasar evaluasi keberhasilan atau kegagalan program pemerintah kota.
"Setiap tahun itu harus ada target-target. Target naik sekitar 1% itu besar kalau menurut saya di sektor apapun, pendidikan ataupun kesehatan. Apabila turun juga 1% itu namanya kegagalan, tidak bisa mempertahankan volume peningkatan," katanya.
Samsudin berharap pemerintah kota segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, dengan memastikan ketersediaan tenaga medis dan fasilitas yang memadai di Pontianak Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....