Deklarasi Jakarta Tegaskan Komitmen Dunia Islam

  • 16 Mei 2025 07:49 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) resmi ditutup dengan penegasan komitmen negara-negara anggota untuk mendorong perdamaian global melalui diplomasi. Bertempat di Gedung Nusantara, DPR RI, Jakarta, Kamis (15/5/2025), forum ini menghasilkan Deklarasi Jakarta sebagai wujud kesepakatan kolektif parlemen negara-negara Islam terhadap isu-isu strategis dunia.

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani dalam konferensi pers penutupan menyatakan bahwa deklarasi tersebut mencerminkan semangat persatuan dan tanggung jawab bersama dalam merespons dinamika geopolitik yang dihadapi negara-negara Islam, termasuk konflik berkepanjangan di Palestina.

“Tadi juga sudah disepakati Deklarasi Jakarta yang mendukung segala upaya perdamaian, diplomasi, dan rekonsiliasi dalam penyelesaian konflik regional yang menyangkut negara-negara anggota PUIC,” jelas Puan.

Salah satu pokok utama dalam deklarasi adalah dukungan tanpa syarat terhadap penyelesaian konflik Palestina–Israel, termasuk pembukaan akses kemanusiaan ke Jalur Gaza yang hingga kini masih dibatasi.

“Kami, negara-negara PUIC, menyepakati agar solusi dua negara antara Palestina dan Israel bisa segera diselesaikan, serta akses kemanusiaan ke Jalur Gaza dibuka seluas-luasnya dan selebar-lebarnya,” tegasnya.

Tak hanya soal konflik, Deklarasi Jakarta juga menyoroti pentingnya pembangunan kekuatan lunak (soft power) di kalangan negara Islam. Puan menegaskan bahwa pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta penguatan peran generasi muda harus menjadi agenda strategis yang diimplementasikan bersama.

“Kami sepakat untuk mengawal tindak lanjut secara konkret dari Deklarasi Jakarta, dengan mendukung upaya PUIC dalam memastikan implementasinya dalam setiap resolusi,” tambahnya.

Konferensi yang berlangsung sejak 12 Mei 2025 ini dihadiri oleh ratusan delegasi dari 37 negara anggota PUIC dan sejumlah organisasi internasional. Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan acara turut memperkuat posisi Indonesia sebagai motor diplomasi perdamaian.

“Alhamdulillah kemarin juga mendapat dukungan dari kehadiran Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa Indonesia akan terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Sampai Palestina benar-benar merdeka, Indonesia akan tetap bersama negara-negara PUIC dalam perjuangan ini,” tandas Puan.

Dengan Deklarasi Jakarta, Indonesia mengukuhkan perannya sebagai jembatan diplomasi dunia Islam. Sebuah pesan kuat bahwa perdamaian bukan sekadar wacana, tetapi komitmen nyata yang diperjuangkan secara kolektif.

Sumber: Parlementaria dpr.go.id

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....