Indonesia Suarakan Palestina Lewat Budaya
- 11 Mei 2025 23:06 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Di tengah gemerlap sajian budaya dan kuliner Nusantara, Indonesia menyampaikan pesan yang lebih dalam: dukungan tak tergoyahkan terhadap kemerdekaan Palestina. Lewat diplomasi kebudayaan, suara solidaritas itu menggema dalam jamuan makan malam bersama delegasi Parlemen Negara-Negara OKI (PUIC) di Museum Nasional, Sabtu malam (11/5/2025).
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, mengungkapkan bahwa agenda ini lebih dari sekadar pementasan seni. “Dalam pementasan tadi, ada puisi yang menyinggung soal kemerdekaan Palestina, dan ada tarian yang secara tidak langsung juga menyuarakan hal tersebut,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa pesan dukungan terhadap Palestina bukan hanya sisipan, melainkan inti dari pesan yang ingin disampaikan Indonesia. “Ini bukan sekadar sisipan. Justru pesan kemerdekaan Palestina itu adalah message utama kita,” tegas politisi dari Fraksi Gerindra itu.
Sejak awal berdirinya Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), menurut Husein, isu Palestina telah menjadi benang merah perjuangan bersama. Oleh karenanya, Indonesia tetap konsisten membawa semangat tersebut ke berbagai forum, termasuk melalui pendekatan kebudayaan.
“Dari sejak awal berdirinya OKI, semangatnya adalah mendukung Palestina. Dan hal ini terus kita gaungkan dalam berbagai forum, termasuk melalui pendekatan kebudayaan seperti malam ini,” ujarnya penuh semangat.
Tak hanya sarat makna, acara tersebut juga mendapat sambutan hangat dari para delegasi negara-negara anggota OKI. Husein mengungkapkan bahwa ketertarikan mereka terhadap budaya Indonesia sangat tinggi.
“Mereka antusias, banyak yang bertanya ini dari daerah mana, makanan ini khas mana. Kita ikut menjelaskan dan mengenalkan budaya Indonesia secara langsung kepada mereka,” tutur Husein dengan bangga.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian penyambutan delegasi PUIC yang datang dari berbagai penjuru dunia Islam. Melalui diplomasi budaya, Indonesia bukan hanya mempererat hubungan antarparlemen, tetapi juga menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dengan cara yang elegan dan menyentuh hati.
Sumber: Parlementaria dpr.go.id
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....