Distribusi Air Zam-Zam Haji Kalbar Dipastikan Tetap Aman

  • 18 Mei 2026 16:38 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Barat telah menerima sebanyak 1.599 galon air zam-zam yang saat ini disimpan di gudang Asrama Haji Pontianak. Distribusi air zam-zam tersebut dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Kalbar tahun 2026.

Kepala Bagian Tata Usaha Kemenhaj Kalbar, Muhammad Yusuf mengatakan, pengiriman air zam-zam dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama sebanyak 999 galon, kemudian tahap kedua 600 galon, dan tahap berikutnya kembali masuk sekitar 200 galon.

“Kita sudah mendatangkan air zam-zam sebanyak 1.599 galon. Tahap pertama kita terima 999 galon, tahap kedua ditambah 600 galon, kemudian tahap berikutnya masuk lagi sekitar 200 galon,” kata Muhammad Yusuf saat meninjau gudang penyimpanan air zam-zam di Asrama Haji Pontianak, Senin, 18 Mei 2026 pagi.

Meski demikian, Kemenhaj Kalbar masih mengalami kekurangan sekitar 59 galon air zam-zam. Namun pihaknya memastikan kondisi tersebut masih aman karena distribusi dari Arab Saudi menuju embarkasi Batam disebut telah tersedia.

“Yang jelas saya dapat informasi dari Saudi bahwa air zam-zam untuk embarkasi Batam itu sudah aman pada prinsipnya. Tinggal kemungkinan ada kendala distribusi dari Batamnya saja,” ujarnya.

Muhammad Yusuf menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi agar kekurangan air zam-zam tersebut segera dikirim ke Kalbar sebelum jemaah haji kembali ke tanah air.

Untuk mempercepat pelayanan, air zam-zam yang sudah tersedia mulai didistribusikan ke kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota sesuai jumlah jemaah masing-masing daerah. Sejumlah petugas daerah juga dijadwalkan membawa pulang distribusi air zam-zam usai menghadiri rapat di Pontianak.

“Kalau sudah sampai di daerah, ahli waris bisa mengambil dengan menunjukkan data dan keterangan yang diperlukan. Jadi tidak mesti menunggu keluarganya pulang dari Tanah Suci,” jelasnya.

Menurut Muhammad Yusuf, pola distribusi air zam-zam seperti ini telah dilakukan sejak tahun 2009 dan dinilai efektif untuk memudahkan jemaah haji.

“Air zam-zam datang lebih dulu sebelum jemaah pulang. Ini sudah lama dilaksanakan dan dianggap efektif sehingga jemaah tidak perlu repot membawa air zam-zam sendiri,” katanya.

Selain distribusi air zam-zam, Kemenhaj Kalbar juga terus meningkatkan layanan lainnya bagi jemaah haji, termasuk penyediaan koper bagasi dan koper kabin untuk mendukung kenyamanan perjalanan ibadah haji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....