Spesial HUT Kalbar, Warga Kelahiran Januari Dapat Sembako Gratis
- 27 Jan 2026 10:26 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Hari ini, Selasa 27 Januari 2026, menjadi momen istimewa bagi Nurhasanah. Warga Kota Pontianak tersebut, menerima paket sembako gratis khusus bagi masyarakat yang lahir pada rentang 21 hingga 31 Januari.
“Alhamdulillah, ini sudah yang kedua kalinya saya dapat. Sangat membantu, apalagi harga kebutuhan pokok sekarang naik turun,” ujar Nurhasanah usai menerima paket sembako di Pasar Kemuning Pontianak.
Paket sembako gratis yang diterima warga terdiri atas beras premium seberat 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) bersama Disperindag ESDM menggelar pembagian sembako gratis demi mengendalikan inflasi daerah dan memeriahkan HUT Pemprov Kalbar ke-69. Kegiatan sosial yang dipusatkan di Pasar Kemuning ini memberikan perhatian khusus kepada sepuluh warga yang lahir di bulan Januari sebagai bagian dari perayaan hari jadi pemerintah provinsi yang jatuh setiap tanggal 28 Januari.
Selain sembako gratis, TP PKK Kalbar dan Disperindag ESDM juga menyediakan 1000 Sembako Murah yang dijual per paketnya Rp90 Ribu dengan sistem kupon. Melalui kegiatan ini, TP-PKK Kalbar bersama pemerintah daerah berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi.
Aksi sosial pembagian sembako gratis dan sembako murah ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar dalam menjaga daya beli masyarakat. Selain menyasar warga yang berulang tahun di bulan Januari, TP-PKK Kalbar secara konsisten bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan distribusi pangan yang merata dan tepat sasaran.
Melalui momentum HUT Pemprov Kalbar ke-69 ini, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat semakin memperkuat ketahanan pangan di daerah. Langkah nyata tersebut sekaligus menjadi upaya berkelanjutan pemerintah dalam menekan laju inflasi di seluruh wilayah Kalbar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....