Polda Kalbar Gencarkan Patroli Siber Judi Online

  • 02 Okt 2025 12:17 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) menggencarkan patroli siber untuk menekan maraknya praktik judi online yang kini semakin meresahkan masyarakat. Fenomena ini dinilai masih terjadi karena kemudahan akses internet, faktor ekonomi, dan minimnya kesadaran akan bahaya perjudian digital.

Panit II Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar, Ipda Nopa Nopianti, dalam Dialog Ruang Terbuka RRI Pontianak, Kamis (2/10/2025), mengungkapkan bahwa banyak masyarakat tidak menyadari bahwa permainan yang mereka ikuti merupakan bentuk perjudian.

Menurutnya, kecanduan judi online kerap terjadi karena pola kemenangan semu yang membuat pemain terus ingin mencoba keberuntungan.

"Mereka mudah mengakses kemudian menang, sehingga mengulang lagi dengan harapan menang. Secara psikologis mereka kecanduan. Tanpa sadar mereka tidak tahu bahwa permainan itu adalah judi," kata Nopa.

Ia menambahkan, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kalbar secara rutin melakukan patroli siber untuk menindak situs maupun promosi judi online yang beredar di berbagai platform digital.

"Patroli siber ini dilakukan setiap hari. Puluhan bahkan ratusan situs sudah kita take down. Kami juga berkoordinasi dengan Kominfo untuk memutus akses web serta meminta perbankan dan e-wallet menutup jalur pembayarannya," ujarnya.

Bripka Andik Trianto dari Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kalbar menambahkan, para bandar judi online memiliki modal besar untuk menarik pemain, bahkan hingga meretas akun media sosial populer guna memasang iklan.

"Para bandar ini punya modal besar, mereka rela membayar platform atau bahkan meretas akun media sosial yang memiliki banyak pengikut agar situs mereka muncul paling atas ketika dicari," ucapnya.

Andik menuturkan, sebagian besar situs judi online beroperasi melalui website ilegal yang bisa diakses melalui browser seperti Google Chrome atau Firefox, bukan melalui aplikasi resmi.


Baca juga: Dinsos Pontianak Belum Temukan Penyalahgunaan Bansos untuk Judol

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....