Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair

  • 23 Mei 2024 11:41 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Sampah domestik yang kita produksi setiap hari di rumah, ternyata sangat efisien dan bermanfaat bagi kesuburan tanaman. Sampah organik yang kita pilih dari sampah domestik dapat di olah menjadi kompos.

“Jenis sampah yang biasa didaur ulang menjadi pupuk kompos yaitu sampah-sampah organic. sampah organik ini bisa diperoleh dari sisa sayur, buah buah yang sudah membusuk, terus nasi yang sudah tidak bisa dimakan lagi, daun-daun kering,” ungkap Syahril Silir, pencinta lingkungan yang juga bertugas di Dinas Kesehatan kota Pontianak kepada RRI Kamis, (23/5/2024).

Menurutnya perbandingan antara satu meter kubik sampah menggunakan kurang lebih 3 sampai 5 tutup botol cairan kimia jenis NH4. Cairan kimia NH4 dapat diperoleh di toko-toko pertanian maupun toko online yang jelas jauh lebih murah.

“Bahan bahan lainnya yang digunakan dalam pembuatan kompos selain sampah organik dan cairan NH4, yaitu activator (EM4) bisa di beli di toko pertanian atau di toko online, selanjutnya sedikit tanah tapi bukan tanah liat, selanjutnya ada molase (air gula, air gula merah, air gula putih, tetesan tebu) dan terakhir air secukupnya”,

Pembuatan kompos dapat dilakukan kapan saja, baik musim hujan maupun musim panas. Proses pengolahan sampah organik sangat mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja.

“Caranya, semua sampah organik yang yang ingin dibuat kompos, dicacah, kemudian dimasukkan komposter, ditambahkan EM4 diamkan selama 2 minggu tapi untuk prosesnya silakan dibuka setiap hari dan ditambah NH4 sebanyak satu tutup botol lalu tutup rapat. Setelah tutup rapat satu hari sekali boleh dibuka untuk penambahan EM4 selama 1 tutup botol EM4, selanjutnya tunggu sampai 2 minggu. Setelah 2 minggu boleh dilihat hasilnya. akan ada proses pembusukan dan tumbuh ada hasil yang disebut POC atau Pupuk Organik Cair,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....