Cara Menghemat BBM Sepeda Motor agar Lebih Irit

  • 27 Jul 2026 21:47 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Di tengah fluktuasi harga dan panjangnya antrian bahan bakar minyak (BBM), menghemat konsumsi bensin menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan pengendara sepeda motor untuk menekan pengeluaran. Efisiensi penggunaan BBM ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh jenis motor atau bahan bakar yang digunakan, tetapi juga sangat bergantung pada kebiasaan berkendara dan kondisi kendaraan.

Menurut pakar otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, gaya berkendara yang agresif seperti menarik gas secara tiba-tiba hingga putaran mesin (RPM) tinggi menjadi salah satu penyebab utama konsumsi BBM lebih boros. Ia menyebut kebiasaan tersebut bahkan dapat meningkatkan pemakaian bahan bakar hingga sekitar 20 persen.

Karena itu, pengendara disarankan mengoperasikan motor dengan bukaan gas yang halus dan melakukan akselerasi secara bertahap. Selain membuat penggunaan BBM lebih efisien, cara ini juga mengurangi beban kerja mesin sehingga komponen kendaraan menjadi lebih awet.

Pengendara motor bertransmisi manual juga dianjurkan untuk tidak menunda perpindahan gigi ketika putaran mesin sudah tinggi agar mesin tetap bekerja pada rentang RPM yang ekonomis. Sementara pada motor matik, menghindari kebiasaan membuka gas penuh secara terus-menerus juga dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar.

Perawatan kendaraan turut menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi BBM. Filter udara yang kotor, busi yang sudah aus, oli mesin yang terlambat diganti, hingga tekanan angin ban yang kurang dari standar dapat membuat mesin bekerja lebih berat. Kondisi tersebut menyebabkan pembakaran menjadi tidak optimal dan konsumsi bensin meningkat.

Karena itu, melakukan servis berkala sesuai rekomendasi pabrikan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar terhadap penghematan bahan bakar sekaligus menjaga performa kendaraan.

Selain itu, penggunaan BBM sebaiknya disesuaikan dengan spesifikasi mesin, terutama rasio kompresi yang direkomendasikan oleh pabrikan. Penggunaan bahan bakar dengan angka oktan yang sesuai akan membuat proses pembakaran berlangsung lebih optimal sehingga tenaga yang dihasilkan lebih efisien.

Di sisi lain, membawa beban berlebihan dan sering terjebak kemacetan juga dapat meningkatkan konsumsi BBM karena mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan kendaraan. Jika memungkinkan, memilih rute yang lebih lancar meski sedikit lebih jauh sering kali lebih hemat dibandingkan harus berkendara dalam kondisi stop and go.

Temuan tersebut juga didukung sejumlah penelitian. Salah satunya dipublikasikan dalam VANOS Journal of Mechanical Engineering Education yang menunjukkan bahwa menjaga putaran mesin tetap berada pada rentang ekonomis mampu menurunkan konsumsi bahan bakar secara signifikan dibandingkan pola berkendara biasa.

Dengan demikian, kebiasaan mengemudi yang baik, perawatan rutin, serta penggunaan BBM sesuai spesifikasi mesin merupakan langkah paling efektif untuk menghemat bahan bakar. Selain mengurangi biaya operasional, kebiasaan tersebut juga membantu memperpanjang usia mesin dan mengurangi emisi gas buang sehingga lebih ramah terhadap lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....