Nostalgia Ikan Cupang: Dari Petarung di Botol Selai hingga Jadi Hiasan
- 21 Jul 2026 15:48 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID,Pontianak - Bagi generasi yang tumbuh di era 90-an hingga awal 2000-an, nama ikan cupang pasti langsung memicu ruang nostalgia. Sepulang sekolah, memandangi deretan ikan aduan ini di warung mainan atau abang-abang keliling dengan wadah kantong plastik kecil adalah kebahagiaan yang sederhana namun tak terlupakan.
Namun, roda zaman berputar. Ikan yang dulu identik dengan "petarung jalanan" di dalam botol selai bekas, kini telah naik kelas menjadi elemen dekorasi rumah yang mewah, mahal, dan bernilai seni tinggi.
Bagaimana transformasi perjalanan hobi ikan cupang ini dari masa ke masa?
Memori Botol Selai dan Aduan di Garasi
Dahulu, tren memelihara ikan bernama latin Betta splendens ini didominasi oleh anak-anak. Wadah pemeliharaannya pun sangat sederhana, mulai dari botol selai kaca, botol sirup bekas, hingga stoples plastik seadanya.
Sayangnya, daya tarik utama ikan cupang kala itu lebih sering berfokus pada sifat agresifnya. Anak-anak kerap mengadu dua ekor ikan cupang di dalam satu wadah untuk melihat siapa yang paling kuat bertahan. Warna ikan cupang zaman dulu pun cenderung monoton, didominasi warna merah tua, biru gelap, atau hijau polos.
Revolusi Genetik: Lahirnya Keindahan Visual
Perubahan besar terjadi ketika para pembudi daya (breeder) mulai berfokus pada estetika ketimbang sifat petarungnya. Melalui kawin silang yang panjang, lahirlah berbagai varian baru dengan bentuk ekor dan kombinasi warna yang menakjubkan.
Kini, pencinta ikan hias mengenal jenis Halfmoon dengan ekor selebar setengah lingkaran, Crowntail (serit) yang menyerupai mahkota, hingga Plakat yang gagah. Tak hanya itu, varian warna seperti Fancy, Galaxy, Koi, hingga Avatar membuat tubuh ikan cupang layaknya kanvas lukisan yang hidup dan bergerak di dalam air.
Elemen Estetik di Rumah Modern
Hari ini, ikan cupang tidak lagi diletakkan di tempat tersembunyi atau di lantai garasi. Keindahan siripnya yang menjuntai dan warnanya yang mencolok membuat ikan cupang naik kasta menjadi hiasan interior rumah mewah.
Wadahnya pun bertransformasi menjadi akuarium soliter minimalis berbahan kaca crystal clear, lengkap dengan lampu LED khusus dan tanaman air mini (aquascape). Memandangi satu ekor ikan cupang di meja kerja kini menjadi salah satu tren sarana melepas stres (stress relief) yang sangat digemari oleh kaum urban dan pekerja kantoran.
Kesimpulan
Ikan cupang telah berhasil melepas citra lamanya sebagai sekadar mainan anak-anak. Dari botol selai bekas yang penuh memori, kini ikan cupang telah berenang anggun di akuarium-akuarium estetik, membuktikan bahwa sebuah hobi sederhana di masa lalu bisa bertransformasi menjadi industri kreatif dan seni visual yang bernilai tinggi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....